Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia
LONDON. Banco Espirito Santo SA memutuskan untuk meninggalkan bursa Lisbon. Maka, hari ini (11/8), untuk pertama kalinya dalam dua dekade, Indeks PSI 20 akan diperdagangkan tanpa Banco Espirito.
Saham Banco Espirito yang sejatinya sudah tak bergerak sejak tanggal 1 Agustus lalu, telah melorot 67% sepanjang Juli, lantaran induknya terlilit masalah utang. Kinerja bank kedua terbesar di Portugal ini juga paling jelek di antara bank lainnya.
Dengan aksi tersebut, kapitalisasi sektor bank di bursa Portugal tinggal 12%, jauh lebih rendah dibanding enam pekan lalu yang mencapai 22%. Sektor perbankan, menurut data statistik setempat berkontribusi 14% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Portugal.
Langkah Banco Espirito dinilai positif oleh analis setempat. Pasalnya, kapitalisasi sektor perbankan selama ini dianggap terlalu besar terhadap bursa. "Dengan begitu, perusahaan energi, utilitas, dan retail menyumbang lebih dari setengah indeks. Dan ini lebih akurat mewakili perekonomian Portugal," kata Alfredo Mendes, trader di Banco Best, Lisbon.
Bursa Portugal kehilangan 27% sejak 10 Juni lantaran banyak investor menjual saham di sektor perbankan. Operator bursa Eropa, Euronext NV sudah mengeluarkan Espirito Santo Financial Group SA, induk Banco Espirito sejak 22 Juli.
Credit Agricole SA membukukan beban sebesar € 708 juta terkait 14,6% sahamnya di Banco Espirito Santo. Goldman Sachs Group Inc juga kini hanya memegang saham 1,9% dari 2,3% di bank ini. Sementara penanam modal BlackRock Inc mengurangi kepemilikannya menjadi 4,7%.
Banco Espirito, satu-satunya bank terbesar Portugal yang tidak meminta bailout di masa krisis keuangan tahun 2008, bulan lalu disuntik dana bantuan € 4,9 miliar (US$ 6,6 miliar) oleh pemerintah. Bank ini melaporkan kerugian € 3,6 miliar di periode semester I-2014, yang digunakan untuk menambal keperluan modal.












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
