kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.061   61,00   0,34%
  • IDX 5.734   -206,81   -3,48%
  • KOMPAS100 757   -28,35   -3,61%
  • LQ45 570   -18,92   -3,21%
  • ISSI 199   -6,89   -3,34%
  • IDX30 323   -10,54   -3,16%
  • IDXHIDIV20 402   -10,51   -2,55%
  • IDX80 86   -3,16   -3,56%
  • IDXV30 110   -3,44   -3,03%
  • IDXQ30 105   -3,15   -2,92%

Bank Dunia tawarkan bantuan teknis virus corona ke China, tapi bukan pinjaman uang


Selasa, 11 Februari 2020 / 22:17 WIB
ILUSTRASI. Siluet pria dengan logo Bank Dunia di lokasi Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Tokyo, Jepang 10 Oktober 2012.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"China memiliki cadangan yang besar, dan pinjaman baru tidak kami pertimbangkan saat ini," ujar Malpass, yang juga mantan pejabat  keuangan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Menurut Malpass, wabah virus corona baru adalah tantangan kesehatan masyarakat yang sangat besar bagi China dan seluruh dunia. Kareana itu, ia menyerukan tindakan terkoordinasi yang berkelanjutan.

Malpass mengatakan, para ahli Bank Dunia sedang berdiskusi dengan pihak berwenang China dan bisa memberikan bantuan segera untuk pengawasan penyakit, keamanan pangan, dan analisis dampak wabah terhadap ekonomi Tiongkok.

Baca Juga: WHO: Virus corona baru ancaman sangat besar bagi seluruh dunia

Tapi, sumber Reuters di perbankan China mengungkapkan, lebih dari 300 perusahaan di Tiongkok, mulai layanan pengiriman makanan hingga pembuat ponsel pintar, mencari pinjaman lebih dari US$ 8,2 miliar untuk mengurangi dampak virus corona.

Seorang ekonom Pemerintah China memperkirakan, pertumbuhan ekonomi China akan melambat menjadi 5% bahkan di bawah itu pada kuartal satu tahun ini akibat wabah virus yang sudah membunuh lebih dari 1.000 orang itu.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×