kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Bank of England Hentikan Penjualan Gilts 20 dan 30 Tahun di Tengah Gejolak Pasar


Selasa, 15 September 2026 / 13:23 WIB
Bank of England Hentikan Penjualan Gilts 20 dan 30 Tahun di Tengah Gejolak Pasar
ILUSTRASI. Gubernur Bank of England (BoE) Andrew Bailey (via REUTERS/Carl Court)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - LONDON. Bank of England (BoE) dikabarkan akan menghentikan penjualan obligasi pemerintah Inggris (gilts) bertenor 20 tahun dan 30 tahun.

Langkah ini menjadi bagian dari rencana bank sentral Inggris untuk merombak strategi penjualan surat utang di tengah gejolak pasar obligasi.

Mengutip laporan The Telegraph, Selasa (15/9/2026), BoE diperkirakan mengumumkan perubahan tersebut pada Kamis (17/9/2026), bersamaan dengan keputusan suku bunga terbarunya.

Namun, keputusan final masih berada di tangan BoE. Reuters belum dapat memverifikasi laporan tersebut. BoE juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Baca Juga: Bank of England Diperkirakan Tahan Suku Bunga 3,75% Meski Inflasi Mengintai

Rencana tersebut muncul setelah harga gilts tenor 20 tahun dan 30 tahun merosot ke level terendah sejak 1998 pada pekan lalu.

Penurunan harga mencerminkan tekanan kuat di pasar obligasi Inggris, yang juga berdampak pada kenaikan imbal hasil (yield).

BoE sebelumnya telah mengurangi penjualan gilts tenor panjang. Pada tahun lalu, bank sentral mengalihkan porsi penjualan dari obligasi bertenor panjang ke tenor yang lebih pendek.

Deutsche Bank sebelumnya memperkirakan BoE pada akhirnya akan menghentikan penjualan gilts tenor panjang tersebut sepenuhnya.

Baca Juga: Bank of England Diperkirakan Tahan Suku Bunga, Waspadai Dampak Perang Iran

Jika terealisasi, penghentian penjualan tenor 20 tahun dan 30 tahun akan menandai perubahan penting dalam strategi pengurangan kepemilikan obligasi BoE.

Langkah ini juga menunjukkan respons bank sentral terhadap tekanan yang meningkat di pasar obligasi pemerintah Inggris.


Tag


TERBARU

[X]
×