Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Reserve Bank of Australia (RBA) atau bank sentral Australia mempertahankan suku bunga acuan tetap di level 4,35%. Hal tersebut seperti yang diperkirakan, dengan mengatakan bahwa ekonomi melambat di tengah kondisi keuangan yang lebih ketat.
Selasa (11/8/2026), dalam keputusannya, RBA juga sambil memperingatkan bahwa bank sentral Australia mungkin harus menaikkan suku bunga lagi jika diperlukan.
Sebagai penutup rapat kebijakan Agustus 2026, dewan Reserve Bank of Australia mengatakan akan melakukan apa yang diperlukan untuk mengembalikan inflasi ke kisaran target 2% hingga 3%, termasuk menaikkan target suku bunga acuan lebih lanjut jika risiko kenaikan terwujud.
Baca Juga: General Motors Lepas Kepemilikan Pabrik Baterai EV di Indiana
RBA telah menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin sejak Februari karena berjuang untuk menahan tekanan inflasi yang membandel di tengah melonjaknya biaya energi.
Sebelumnya, pasar telah bertaruh pada hasil yang stabil mengingat data inflasi berada di bawah perkiraan pada kuartal kedua, sementara pasar perumahan melemah lebih dari yang diperkirakan oleh para pembuat kebijakan.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
