kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,94   -3,77   -0.38%
  • EMAS988.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Bantu UEA dari Serangan Rudal Houthi, AS Kirim Kapal Perusak dan Jet Tempur


Rabu, 02 Februari 2022 / 15:24 WIB
Bantu UEA dari Serangan Rudal Houthi, AS Kirim Kapal Perusak dan Jet Tempur
ILUSTRASI. USS Nitze, kapal perusak peluru kendali di Pelabuhan New York, 24 Mei 2006. AS mengerahkan kapal perusak dan jet tempur untuk membantu UEA setelah serangkaian serangan rudal oleh Houthi.


Sumber: Channel News Asia,Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Amerika Serikat atau AS akan mengerahkan kapal perusak peluru kendali dan jet tempur canggih untuk membantu mempertahankan Uni Emirat Arab atawa UEA setelah serangkaian serangan rudal oleh kelompok Houthi.

Pengerahan itu untuk "membantu UEA melawan ancaman saat ini", mengikuti panggilan telepon antara Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed Zayed Al-Nahyan, Kedutaan AS di UEA mengatakan, Rabu (2/2).

UEA, bagian dari koalisi pimpinan Arab Saudi yang memerangi kelompok Houthi yang didukung Iran, mengalami tiga serangan rudal bulan lalu, dengan yang pertama membunuh tiga pekerja minyak.

Pangkalan Udara Al Dhafra, tempat penempatan pasukan AS, menjadi target kedua dan mendorong UEA untuk meluncurkan rudal pencegat Patriot guna menembak jatuh rudal ketika personel bergegas ke bunker.

Baca Juga: UEA Cegat Rudal Balistik Houthi di Tengah Kunjungan Presiden Israel

Kapal perusak berpeluru kendali USS Cole akan bermitra dengan Angkatan Laut UEA dan berlabuh di Abu Dhabi, Kedutaan AS di UEA menyebutkan. Selain itu, AS juga akan mengerahkan pesawat tempur generasi kelima.

Tindakan lain termasuk "terus memberikan intelijen peringatan dini," tambah Kedutaan AS di UEA, seperti dikutip Channel News Asia.

Dalam serangan terakhir, UEA mengungkapkan, berhasil mencegat rudal balistik yang ditembakkan dari Yaman saat negara Teluk itu menjamu Isaac Herzog pada kunjungan pertama kali oleh seorang presiden Israel.

Mengutip Reuters, Kementerian Pertahanan UEA mengatakan pada Senin (31/1) lalu, rudal itu dicegat dan dihancurkan, puing-puingnya jatuh di daerah yang tidak berpenghuni. Hanya, tidak disebutkan, apakah rudal itu menargetkan Abu Dhabi atau Dubai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×