kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Begini Cara Rusia untuk Mengakhiri Dominasi Dolar AS


Kamis, 17 Oktober 2024 / 07:56 WIB
ILUSTRASI. Rusia berupaya meyakinkan negara-negara BRICS untuk membangun platform alternatif bagi pembayaran internasional yang kebal terhadap sanksi Barat. REUTERS/Siphiwe Sibeko


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dokumen tersebut menyerukan komunikasi yang lebih baik antara lembaga pemeringkat kredit di negara-negara anggota dan metodologi pemeringkatan umum, tetapi tidak mengusulkan lembaga pemeringkat BRICS bersama, sebuah ide yang telah dibahas kelompok tersebut sebelumnya.

Rusia, eksportir gandum terbesar di dunia, juga mendesak pembentukan bursa perdagangan biji-bijian BRICS, yang didukung oleh lembaga penetapan Harga.

Tujuannya adalah untuk menciptakan alternatif bagi bursa-bursa Barat tempat harga internasional untuk komoditas pertanian ditetapkan.

Namun sebagai tanda bahwa Moskow perlu bekerja keras untuk mendorong proposalnya, sebagian besar anggota BRICS hanya mengirim pejabat tingkat bawah - bukan menteri keuangan atau bankir sentral - ke pertemuan persiapan minggu lalu.

Tonton: Ini Keuntungan yang Ditawarkan Keanggotaan BRICS kepada Malaysia Menurut Ekonom

Untuk pertemuan puncak itu sendiri, Rusia mengatakan pihaknya berharap untuk menyambut para pemimpin dari kesembilan anggota BRICS dan sekitar 15 negara lain yang ingin bekerja sebagai mitra dengan kelompok tersebut, serta menteri luar negeri Arab Saudi, yang telah diundang untuk bergabung.

"BRICS adalah struktur yang tidak dapat diabaikan," kata ajudan Kremlin Yuri Ushakov kepada wartawan minggu lalu.




TERBARU

[X]
×