kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Begini virus corona menghukum Warren Buffett


Senin, 10 Agustus 2020 / 07:20 WIB
ILUSTRASI. Investor kawakan Warren Buffett. REUTERS/Scott Morgan 


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sejumlah perusahaan tempat Berkshire baru-baru ini melakukan investasi besar juga mengalami kesulitan.

Berkshire mencatat kerugian senilai US$ 513 juta atas 26,6% sahamnya di Kraft Heinz Co, setelah perusahaan makanan tersebut mengalami penyusutan aset termasuk untuk Maxwell House dan Oscar Mayer.

Baca Juga: Muda dan kaya-raya, inilah 10 miliarder muda dunia

Sementara itu, Occidental Petroleum Corp, perusahaan tempat Berkshire menginvestasikan dana US$ 10 miliar Agustus lalu, juga terpukul oleh anjloknya harga minyak.

Di sisi lain, pendapatan bersih kuartalan secara keseluruhan Berkshire naik menjadi US$ 26,3 miliar, atau US$ 16.314 per saham Kelas A, dari sebelumnya US$ 14,07 miliar, atau US$ 8.608 per saham, setahun sebelumnya. Itu menyusul kerugian kuartal pertama sebesar US$ 49,75 miliar.

Baca Juga: Pesan menenangkan Warren Buffett: Jangan takut berinvestasi di masa sulit

Sedangkan laba operasi kuartal kedua turun menjadi US$ 5,53 miliar, atau sekitar US$ 3.463 per saham Kelas A, dari US$ 6,14 miliar, atau US$ 3.757 per saham, setahun sebelumnya.

Adapun pendapatan Berkshire pada periode yang sama turun 11% menjadi US$ 56,8 miliar, meskipun perusahaan mencatat keuntungan di beberapa bisnis termasuk baterai Duracell, yang naik 16%.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×