kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Begini kronologi ketegangan AS-Iran yang mengarah pada pembunuhan Soleimani (1)


Senin, 06 Januari 2020 / 06:19 WIB
ILUSTRASI. Komandan Militer Iran Qassem Soleimani. REUTERS/Stringer


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - TIMUR TENGAH. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat secara dramatis pada hari Jumat (setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan pembunuhan komandan militer Iran Qassem Soleimani).

Serangan di Bandara Internasional Baghdad juga menewaskan Abu Mahdi al-Muhandis, wakil komandan milisi yang didukung Iran yang dikenal sebagai Pasukan Mobilisasi Populer (PMF).

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dengan cepat berjanji untuk melakukan "balas dendam" atas pembunuhan Soleimani.

Trump dan pejabat AS telah membela langkah itu, dengan mengatakan itu adalah "pertahanan diri".

Baca Juga: Trump mengatakan AS akan menyerang 52 lokasi jika Iran membalas

Berikut ini beberapa peristiwa penting yang mengarah pada situasi saat ini seperti yang dikutip dari situs aljazeera.com:

2018

AS menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran

Trump membuat janji pada kampanye pemilu, dengan mengumumkan pada 8 Mei bahwa AS menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Baca Juga: Jenderal Iran terbunuh, harga tembaga longsor

"Saya menjelaskan bahwa jika kesepakatan itu tidak dapat diperbaiki, Amerika Serikat tidak akan lagi menjadi pihak dalam perjanjian tersebut," kata Trump pada saat itu. "Kesepakatan Iran pada intinya cacat."

JCPOA telah dengan ketat membatasi program nuklir Iran dengan imbalan mengakhiri sanksi yang sangat merusak ekonominya.

Sebagai tanggapan, Iran menyebut keputusan Trump "tidak dapat diterima" dan mengatakan akan memotong Washington dan bernegosiasi dengan negara lain yang tersisa: Prancis, Jerman, Inggris, Rusia dan China.

Baca Juga: Iran: Membunuh Soleimani sama saja membuka perang




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×