kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Belanja Online di AS Meningkat, Harapan Baru Bagi Peritel Jelang Akhir Tahun


Minggu, 27 November 2022 / 21:44 WIB
ILUSTRASI. People shop at Macy's Herald Square during Black Friday sales in New York City, U.S., November 25, 2022. Belanja Online di AS Meningkat, Harapan Baru Bagi Peritel Jelang Akhir Tahun.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

Sentimen konsumen juga melemah dalam sebulan terakhir karena inflasi mendekati level tertinggi empat dekade.

Sementara aktivitas di toko-toko offline pada momentum Black Friday tidak banyak berubah. Lalu lintas di toko disebut tidak banyak berbeda dari biasanya karena secara sporadis terjadi hujan di beberapa negara bagian AS. 

Namun, beberapa toko offline tercatat masih mengalami kenaikan penjualan. Menurut data awal yang dikumpulkan Sensormatic Solutions, kunjungan toko bata dan mortir naik 2,9% pada Black Friday dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Baca Juga: Elon Musk: Twitter Akan Berikan Amnesti ke Sejumlah Akun yang Ditangguhkan

Melissa Minkow, Direktur Strategi Ritel di perusahaan konsultan digital CI&T memperkirakan musim belanja liburan AS kemungkinan akan melihat pertumbuhan penjualan tahunan yang sederhana hingga titik impas.

"Ini masih merupakan kemenangan, dibandingkan prospek Inggris di mana inflasi tinggi telah menyebabkan konsumennya secara nyata menahan diri dalam pengeluaran." katanya

Namun, para pengecer menurutnya tidak akan banyak untung dari peningkatan transaksi itu karena harus menawarkan diskon besar. 




TERBARU

[X]
×