kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.819   20,00   0,12%
  • IDX 8.963   18,24   0,20%
  • KOMPAS100 1.237   5,31   0,43%
  • LQ45 874   3,14   0,36%
  • ISSI 325   0,87   0,27%
  • IDX30 443   -0,51   -0,11%
  • IDXHIDIV20 521   0,61   0,12%
  • IDX80 138   0,70   0,51%
  • IDXV30 145   0,36   0,25%
  • IDXQ30 142   -0,51   -0,36%

Belarusia Menyatakan Siap Menampung Senjata Nuklir Jika Ancaman Terus Datang


Jumat, 18 Februari 2022 / 10:17 WIB
Belarusia Menyatakan Siap Menampung Senjata Nuklir Jika Ancaman Terus Datang
ILUSTRASI. Alexander Lukashenko mengambil sumpah jabatan sebagai Presiden Belarusia saat upacara pengambilan sumpah di Minsk, Belarus, Rabu (23/9/2020).


Sumber: The Straits Times | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Presiden Belarusia Alexander Lukashenko pada hari Kamis (17/2) menyatakan bahwa negaranya siap menjadi tuan rumah untuk senjata nuklir jika ancaman eksternal terus datang. Pernyataannya ini muncul di tengah ketegangan antara sekutunya, Rusia, dengan negara-negara Barat yang mendukung Ukraina.

Lukashenko pada hari Jumat (18/2) dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow. Keduanya akan membahas langkah selanjutnya untuk program integrasi Rusia-Belarusia.

Dilansir dari The Straits Times, pembahasan mengenai pengakuan Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk di Ukraina juga akan masuk ke dalam agenda.

Baca Juga: AS: Klaim Penarikan Pasukan Rusia Dari Perbatasan Ukraina Palsu

Belarusia jadi salah satu negara yang ada di pihak Rusia dalam konflik dengan Ukraina saat ini. Presiden Lukashenko bahkan tidak segan akan menggunakan senjata nuklir jika kekuatan eksternal terus mengusik kawasannya.

"Jika perlu, jika langkah bodoh dan ceroboh seperti itu diambil oleh saingan dan lawan kami, kami tidak hanya akan mengerahkan senjata nuklir, tetapi juga senjata super-nuklir dan yang akan datang untuk melindungi wilayah kami," ungkap Lukashenko.

Berbicara di lokasi latihan militer gabungan dengan Rusia di Osipovichi, Lukashenko tetap menegaskan bahwa senjata nuklir tidak diperlukan di Belarusia jika tidak ada ancaman.

Baca Juga: Intelijen Estonia Menduga Rusia akan Melancarkan Serangan Terbatas ke Ukraina




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×