kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Bertambah, orang yang meninggal di Korea setelah terima vaksin corona jadi 5


Kamis, 04 Maret 2021 / 23:30 WIB


Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Tiga orang lagi meninggal pada Kamis (4/3) setelah menerima vaksin virus corona buatan AstraZeneca, meningkatkan jumlah kematian pasca-vaksinasi di Korea Selatan menjadi lima orang.

Seorang pasien berusia 52 tahun di sebuah rumahsakit di Jeonju, 243 kilometer Selatan Seoul, meninggal Kamis pagi, dua hari setelah mendapat vaksin AstraZeneca, menurut pejabat Provinsi Jeolla Utara.

Pasien itu mengidap penyakit cardio-cerebrovascular dan mengalami pendarahan otak pada Juni tahun lalu.

Pasien kedua, berusia 58, meninggal di sebuah rumahsakit di dekat Buan, juga pada Kamis pagi, kurang dari sehari setelah menerima vaksin AstraZeneca, petugas rumahsakit mengatakan.

Baca Juga: Korea mulai penyelidikan atas 2 orang yang meninggal pasca terima vaksin AstraZeneca

Kondisi pasien yang sudah ada sebelumnya termasuk myocardial infarction dan diabetes.

"Tak satu pun dari mereka menunjukkan reaksi negatif terhadap vaksinasi," kata seorang pejabat kesehatan Provinsi Provinsi Jeolla Utara, seperti dikutip Yonhap.

Bertemu ahli penyakit menular

Otoritas kesehatan Provinsi Jeolla Utara akan bertemu dengan empat ahli penyakit menular untuk menentukan korelasi antara kematian dan vaksin virus corona.

"Untuk saat ini, tampaknya kematian tidak mungkin disebabkan oleh vaksinasi," ujar pejabat itu.

Baca Juga: Pekerja medis di garda terdepan dapat suntikan pertama vaksin Pfizer di Korea Selatan




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×