kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.028.000   16.000   0,53%
  • USD/IDR 16.850   -55,00   -0,33%
  • IDX 8.381   108,98   1,32%
  • KOMPAS100 1.180   15,97   1,37%
  • LQ45 845   9,61   1,15%
  • ISSI 299   3,87   1,31%
  • IDX30 443   6,14   1,41%
  • IDXHIDIV20 527   4,73   0,91%
  • IDX80 131   1,61   1,24%
  • IDXV30 144   0,88   0,61%
  • IDXQ30 142   1,55   1,10%

Paspampres AS Tembak Mati Seorang Penyusup di Resort Milik Trump


Senin, 23 Februari 2026 / 07:41 WIB
Paspampres AS Tembak Mati Seorang Penyusup di Resort Milik Trump
ILUSTRASI. Mar-a-Lago - Rumah peristirahatan Presiden Trump ( REUTERS/JOE SKIPPER)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - PALM BEACH. Seorang pria bersenjata ditembak mati oleh petugas pasukan pengamanan presiden (paspampres) Amerika Serikat (AS) atau U.S. Secret Service dan kepolisian lokal setelah mencoba menembus perimeter aman di resort Mar-a-Lago milik mantan Presiden Donald Trump di Palm Beach, Florida, Minggu dini hari.

Trump, yang saat itu berada di Washington, tidak berada di lokasi saat insiden berlangsung. 

Pria tersebut diidentifikasi sebagai Austin Tucker Martin, 21 tahun, asal North Carolina. Sumber yang dekat dengan penyelidikan menyebut Martin dilaporkan hilang beberapa hari terakhir sebelum kejadian.

Baca Juga: AS Tembak Jatuh Drone Iran Dekat Kapal Induk Abraham Lincoln, Harga Minyak Melonjak

Menurut pernyataan U.S. Secret Service, Martin membawa sebuah shotgun dan tabung bahan bakar. Ia terlihat di gerbang utara resort sekitar pukul 01.30 Waktu setempat. 

Dua agen Secret Service dan seorang deputi Sheriff Palm Beach County memerintahkan Martin untuk meletakkan senjata dan tabung bahan bakarnya.

Namun, Martin menurunkan tabung bahan bakar dan mengangkat shotgun ke posisi menembak, memaksa petugas menembaknya. Martin dinyatakan meninggal di lokasi. Tidak ada petugas yang terluka dalam insiden ini.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyebut peristiwa ini sebagai tindakan cepat dan tegas dari Secret Service. 

"Mereka segera menetralkan orang gila yang bersenjata dengan senapan dan tabung bahan bakar yang menyusup ke kediaman Presiden Trump," ujarnya.

Pihak berwenang belum mengungkap motif tindakan Martin. FBI kini mengambil alih penyelidikan dan mengumpulkan bukti di lokasi. 

Baca Juga: Trump Pertimbangkan Opsi Militer terhadap Iran di Tengah Protes Nasional

Direktur FBI, Kash Patel, menegaskan di media sosial bahwa agensi akan menggunakan semua sumber daya yang diperlukan untuk penyelidikan.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengatakan ia sempat berbicara dengan Trump setelah insiden. 

"Kami tidak tahu apakah orang ini mastermind, tidak stabil, atau apa," ujar Bessent dalam program Fox News Sunday Morning Futures with Maria Bartiromo. 

Ia juga mengapresiasi kerja Secret Service yang melindungi Trump dan keluarganya.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekerasan politik di Amerika Serikat. 

Baca Juga: Trump Sebut Militer AS Serang Kapal Narkoba Venezuela, 11 Orang Tewas

Sepanjang 2024, Trump pernah menghadapi beberapa percobaan pembunuhan, termasuk seorang penyerang yang melepaskan tembakan dekat telinganya saat kampanye di Pennsylvania dan seorang pria yang kedapatan menyembunyikan senjata semi-otomatis di sebuah lapangan golf di Florida saat Trump berada di lokasi.

Selanjutnya: Lengkap! Daftar ATM Mandiri & BNI Sedia Rp 10.000 & Rp 20.000 di Jabodetabek-Jatim

Menarik Dibaca: Ini Ramalan 12 Zodiak Keuangan dan Karier Hari Ini Senin 23 Februari 2026




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×