kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Bertekad membela Taiwan, Biden tak ingin ada perang dingin dengan China


Jumat, 22 Oktober 2021 / 11:21 WIB
ILUSTRASI. Joe Biden dan Xi Jinping.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Kedekatan AS dan Taiwan semakin terlihat menyusul ketegangan militer antara Taiwan dan China yang juga semakin memuncak.

Bulan ini, Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng mengatakan bahwa hubungan Taiwan dan China saat ini ada di posisi yang terburuk dalam 40 tahun. Chiu menambahkan bahwa China akan mampu melakukan invasi skala penuh pada tahun 2025.

Dari kubu lawan, Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun mengatakan mereka sedang berupaya merealisasikan penyatuan Taiwan secara damai. 

"Kami bukan pembuat onar. Sebaliknya, beberapa negara, khususnya AS, mengambil tindakan berbahaya, membawa situasi di Selat Taiwan ke arah yang berbahaya," ungkap Chiu, seperti dikutip Reuters.

Selanjutnya: Hadapi ancaman China, pasukan khusus AS beri pelatihan ke militer Taiwan




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×