kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Biar bisa bikin vaksin corona lebih banyak, GSK tambah produksi adjuvant


Kamis, 28 Mei 2020 / 16:31 WIB
ILUSTRASI. Logo GlaxoSmithKline terlihat di kantornya di London, Inggris, 30 Maret 2016. REUTERS/Toby Melville


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LONDON. GlaxoSmithKline atau GSK akan menambah produksi pendorong respons imun vaksin virus corona baru untuk menghasilkan satu miliar dosis pada 2021.

Mengutip Reuters, perusahaan farmasi yang bermarkas di London itu pada Kamis (28/5) mengatakan, sedang dalam pembicaraan dengan Pemerintah Inggris untuk mendukung program tersebut.

Penambahan kapasitas itu secara efektif akan memungkinkan peningkatan produksi vaksin sukses di masa depan untuk penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru.

Baca Juga: Jepang setujui Avigan untuk pengobatan Covid-19, manjur dan aman?

GSK adalah satu dari beberapa perusahaan yang berlomba untuk mengembangkan vaksin virus corona, yang saat ini menewaskan lebih dari 350.000 orang di seluruh dunia.

Saat ini, GSK sedang melakukan pengembangan vaksin virus corona bersama dengan Sanofi. Pendorong respons imun vaksin alias adjuvant terbukti menciptakan kekebalan yang lebih kuat dan tahan lama terhadap infeksi.

GSK menyatakan, adjuvant bisa mengurangi jumlah protein vaksin yang dibutuhkan per dosis, yang akan memungkinkan produksi vaksin virus corona lebih banyak.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×