kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Biden dan Putin akan segera bertemu di Swiss, isu apa saja yang akan dibahas?


Minggu, 30 Mei 2021 / 06:20 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pertemuan antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin sudah sejak lama dinantikan. Pada bulan Juni nanti, keduanya akan bertatap muka untuk pertama kalinya sejak Biden naik tahta. Hubungan kedua negara diharapkan bisa membaik.

Setelah sejumlah kabar beredar, Joe Biden dan Vladimir Putin akan secara resmi mengadakan pertemuan langsung di Jenewa, Swiss, pada tanggal 16 Juni mendatang. Kepastian ini disampaikan oleh pihak Gedung Putih dan Kremlin pada hari Selasa (25/5).

Pertemuan kedua pemimpin ini dipastikan akan menjadi sorotan dunia mengingat hubungan kedua negara yang kurang harmonis, didorong oleh sejumlah masalah seperti dugaan campur tangan pemilu, serangan siber, kasus HAM, hingga konflik di Ukraina.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan, Presiden Biden tidak takut menghadapi "musuh" dengan menggunakan momen diplomasi langsung seperti yang akan dilakukan bulan depan.

"Presiden AS akan menyampaikan bidang-bidang yang menjadi perhatiannya dan mencari bidang-bidang peluang untuk bekerja sama di bidang-bidang di mana kita memiliki kesepakatan bersama," ungkap Psaki, seperti dilansir Reuters.

Baca Juga: Amerika dan Rusia sama-sama gelar latihan militer besar-besaran di Balkan

Dari Kremlin, disampaikan bahwa kedua pemimpin akan membahas hubungan bilateral, masalah terkait stabilitas nuklir strategis, dan masalah lain termasuk kerja sama dalam perang melawan Covid-19 dan konflik regional.

Pihak Gedung Putih untuk saat ini belum menyebut pertemuan ini sebagai upaya perbaikan hubungan, seperti yang banyak dilakukan presiden sebelumnya.

Sebaliknya, para pejabat AS menilai pertemuan langsung ini sebagai kesempatan untuk menjauhkan hubungan kedua negara setelah sebelumnya sempat didekatkan oleh Donald Trump.

Para pejabat Rusia mengatakan kepada Reuters bahwa mereka menganggap KTT itu sebagai kesempatan untuk mendengarkan secara langsung pendapat Biden. Rusia sejauh ini menerima banyak kabar, namun tidak datang langsung dari Biden.

Terjadi di tengah ketegangan

Hubungan AS dan Rusia memburuk ketika Rusia dituding tekah ikut campur dalam pemilu AS dengan melancarkan serangkaian serangan siber yang mengacaukan jaringan data AS.

Baca Juga: Joe Biden percaya diri bisa bertemu dengan Vladimir Putin dalam waktu dekat




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×