kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.973   0,00   0,00%
  • IDX 5.994   109,74   1,87%
  • KOMPAS100 780   16,09   2,11%
  • LQ45 590   11,62   2,01%
  • ISSI 208   4,34   2,13%
  • IDX30 334   6,86   2,09%
  • IDXHIDIV20 410   7,91   1,97%
  • IDX80 88   1,81   2,09%
  • IDXV30 111   2,51   2,30%
  • IDXQ30 107   2,32   2,21%

Biden dan Putin akan segera bertemu di Swiss, isu apa saja yang akan dibahas?


Minggu, 30 Mei 2021 / 06:20 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Biden juga telah berulang kali meminta Rusia untuk berhenti mengancam kedaulatan Ukraina dan membebaskan kritikus Kremlin Alexei Navalny yang dipenjara.

Putin memandang tekanan AS atas Navalny dan dukungannya terhadap aktivis pro-demokrasi di Rusia dan Belarusia sama saja dengan mencampuri urusan dalam negeri Rusia.

Rusia juga tidak senang dengan sanksi AS terkait tuduhan mencampuri pemilu AS 2020, peretasan siber, penindasan terhadap Ukraina, dan dugaan tindakan jahat lainnya yang dibantah oleh Rusia.

Berdasarkan sanksi itu, pemerintah AS memasukkan perusahaan Rusia ke dalam daftar hitam, mengusir diplomat Rusia, dan melarang bank AS membeli obligasi pemerintah dari bank sentral Rusia, dana kekayaan nasional, dan Kementerian Keuangan. 

Pemerintah Biden juga menyuarakan keprihatinan tentang penumpukan pasukan Rusia di Krimea dan di sepanjang perbatasan dengan Ukraina, yang telah menimbulkan kekhawatiran AS tentang kemungkinan invasi.

Selanjutnya: Vladimir Putin ancam akan merontokkan gigi kekuatan asing




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×