kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.958   -15,00   -0,08%
  • IDX 5.985   101,45   1,72%
  • KOMPAS100 779   15,05   1,97%
  • LQ45 589   10,74   1,86%
  • ISSI 207   4,02   1,97%
  • IDX30 333   6,16   1,88%
  • IDXHIDIV20 409   7,10   1,77%
  • IDX80 88   1,69   1,95%
  • IDXV30 111   2,40   2,20%
  • IDXQ30 107   1,96   1,87%

AS Menuduh China Berusaha Mencegah Negara Bagian dan Bisnis Terlibat dengan Taiwan


Kamis, 25 Juni 2026 / 10:05 WIB
AS Menuduh China Berusaha Mencegah Negara Bagian dan Bisnis Terlibat dengan Taiwan
ILUSTRASI. Amerika Serikat (AS) mengungkapkan, China menghubungi negara-negara bagian AS dan perusahaan swasta untuk mencegah keterlibatan dengan Taiwan. (REUTERS/Tingshu Wang)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengungkapkan, China telah menghubungi negara-negara bagian AS dan perusahaan swasta untuk mencegah keterlibatan dengan Taiwan dan salah menggambarkan kebijakan AS, tetapi hubungan dengan Taiwan harus diperluas.

Dalam surat bersama, tiga departemen pemerintah AS mengatakan bahwa AS adalah pendukung internasional dan pemasok senjata terpenting Taiwan meskipun tidak ada hubungan diplomatik formal, yang terus-menerus membuat marah Beijing, yang mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya.

Surat-surat tersebut, dari Departemen Luar Negeri, Pertanian, dan Perdagangan AS, ditujukan kepada kantor gubernur dan CEO atau pemimpin bisnis. Surat-surat tersebut bertanggal 16 Juni tetapi dirilis oleh kedutaan besar AS di Taiwan pada Rabu malam.

Baca Juga: Bangunan Ambruk di Caracas! Gempa M 7,5 Guncang Venezuela, Korban Besar Dikhawatirkan

Dengan kata-kata yang serupa, surat-surat tersebut menyatakan bahwa kedutaan dan konsulat China secara teratur menghubungi kantor pemerintah setempat atau bisnis swasta di AS untuk "mencegah keterlibatan dengan Taiwan".

"Dalam melakukannya, mereka sering salah menggambarkan kebijakan AS, misalnya, dengan secara keliru mengklaim bahwa Washington sebelumnya telah menerima posisi spesifik Beijing tentang Taiwan," demikian bunyi kedua surat tersebut.

Jika kantor pemerintah atau perusahaan dihubungi oleh pejabat China yang "memberikan tekanan kepada Anda", mereka harus menghubungi Departemen Luar Negeri, demikian bunyi surat-surat tersebut.

Kementerian Luar Negeri China tidak segera menanggapi permintaan komentar.

AS secara resmi tidak mengambil posisi apa pun mengenai kedaulatan Taiwan di bawah kebijakan "Satu China" Washington.

Baca Juga: Rupiah Dekati Rp 18.000 Kamis (25/6), Peso Filipina Pimpin Pelemahan Mata Uang Asia

Surat-surat tersebut menyatakan bahwa Taiwan memainkan peran kunci dalam sistem perdagangan global dan negara-negara bagian AS serta bisnis-bisnis di AS telah memiliki hubungan yang kuat dengan pulau tersebut selama beberapa dekade.

"Taiwan adalah mitra penting AS dan kisah sukses demokrasi," kata surat kepada para gubernur tersebut. 

"Kami berharap Anda akan memanfaatkan semua peluang yang ditawarkan oleh nilai-nilai bersama dan hubungan yang kuat dengan Taiwan."




TERBARU

[X]
×