kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Harga Minyak AS Anjlok ke Bawah US$ 70 per Barel Meski Stok Penyimpanan Menipis


Kamis, 25 Juni 2026 / 06:15 WIB
Harga Minyak AS Anjlok ke Bawah US$ 70 per Barel Meski Stok Penyimpanan Menipis
ILUSTRASI. Pergerakan kapal tanker yang kembali aktif melalui Selat Hormuz mendorong harga minyak mentah AS turun di bawah US$ 70 per barel meski stok menipis. (REUTERS/Eli Hartman)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - HOUSTON. Pergerakan kapal tanker yang kembali aktif melalui Selat Hormuz mendorong harga minyak mentah AS turun di bawah US$ 70 per barel pada Rabu (24/6/2026) meskipun persediaan di pusat penyimpanan minyak mentah negara itu di Cushing, Oklahoma telah turun ke titik terendah dalam 12 tahun. 

Mengutip Reuters, Kamis (25/6/2026)persediaan minyak di Cushing turun menjadi sekitar 19 juta barel pekan lalu, level terendah sejak 2014, menurut laporan Badan Informasi Energi AS.

Meskipun demikian, harga West Texas Intermediate, atau WTI, patokan yang digunakan untuk menentukan harga minyak mentah domestik, diperdagangkan serendah $69,63 per barel sebelum akhirnya stabil di $70,34. 

Baca Juga: Yield Obligasi AS Turun Seiring Harga Minyak Anjlok, Pasar Tunggu Data Inflasi

Persediaan di Cushing, salah satu pusat penyimpanan terbesar di dunia, biasanya mencerminkan kondisi pasokan, dan setiap kekurangan pasokan umumnya akan mendorong kenaikan harga. Harga minyak mentah AS memang pernah naik hingga $119,48 sejak perang AS-Israel dimulai pada akhir Februari, tetapi pelepasan dari cadangan minyak strategis pemerintah telah membantu membatasi lonjakan harga tersebut.

"Pada dasarnya kita seharusnya berada di level yang lebih tinggi mengingat situasi di Cushing, penggantian barel yang hilang, dan masalah yang terus berlanjut terkait keluar masuk Selat Hormuz," kata Carl Larry, manajer penjualan di perusahaan analisis pasar energi Enverus.

"Penurunan harga lebih merupakan kelanjutan dari sentimen penjual. Uang yang berupaya terus mendorong harga berjangka lebih rendah dengan harapan menemukan titik dukungan yang lemah dan memanfaatkan pemulihan," tambah Larry. 

Permintaan ekspor yang kuat dari Pantai Teluk AS dan aliran impor minyak mentah yang lemah dari Kanada karena gangguan produksi yang tidak direncanakan di sana telah mengurangi volume yang disimpan di Cushing. Volume tersebut sekarang berada di bawah ambang batas 20 juta barel yang dianggap oleh para pedagang dan analis sebagai minimum untuk operasi normal. 

Baca Juga: Trump: Iran Pastikan Tak Akan Kenakan Tarif bagi Kapal yang Melintas Selat Hormuz

Ketika minyak dalam tangki di Cushing turun hingga di bawah 10% atau 20% dari kapasitas, akan sulit untuk mengeluarkannya. Hal ini juga memicu kekhawatiran tentang kualitas karena air dan sedimen sering mengendap di dasar tangki penyimpanan.

Cadangan Minyak Strategis

Pelepasan minyak dari cadangan darurat pemerintah AS telah memberikan bantalan bagi pasokan di seluruh negeri. Pelepasan ini merupakan bagian dari kesepakatan pemerintah untuk melepaskan 172 juta barel dari fasilitas tersebut untuk menutupi kesenjangan pasokan global dan mengendalikan harga selama perang Iran.

Pantai Teluk AS terlihat relatif cukup pasokannya berkat pelepasan cadangan minyak strategis dan melemahnya fundamental ekspor, demikian catatan analis di perusahaan riset Energy Aspects pekan lalu. 

Baca Juga: JP Morgan Bikin Ramalan Baru, Harga Brent Diprediksi Turun hingga US$ 78 per Barel

Persediaan di sepanjang Pantai Teluk berada di sekitar 239,8 juta barel pada akhir pekan lalu, terendah sejak pertengahan Februari, sebelum perang dimulai, menurut data EIA. 

Ekspor AS menurun menjadi sekitar 4,7 juta barel per hari dari rekor tertinggi 6,4 juta barel per hari yang dicapai pada bulan April.

Pasar memahami bahwa pasokan minyak marginal berada di ekspor Pantai Teluk dan bukan lagi di Cushing, kata seorang pedagang senior.

Signifikansi Chusing Turun

Harga minyak mentah AS yang lebih rendah juga mencerminkan berkurangnya pentingnya Cushing karena lebih banyak produksi minyak menuju Pantai Teluk untuk diekspor. 

Produksi minyak serpih telah melonjak di cekungan Permian di Texas dan New Mexico, ladang minyak terbesar di AS. Namun sebagian besar minyak tersebut sekarang menuju penyimpanan yang lebih dekat ke pelabuhan ekspor Pantai Teluk, atau ke kilang di wilayah tersebut, daripada ke pusat penyimpanan utama Cushing.

"Sepertinya belum lama ketika laporan pasokan di Cushing dinantikan dengan penuh harap, hari ini itu adalah salah satu barometer yang paling kurang diperhatikan di sektor energi," kata James Cordier, kepala strategi investasi di perusahaan investasi OptionSpreaders.com. 

Ekspor AS diperkirakan akan melambat dan lebih banyak minyak akan mengalir ke Cushing bulan depan, kata para analis dan pedagang, mencatat bahwa lebih banyak pasokan telah tersedia secara global karena kapal tanker yang terdampar keluar dari Selat Hormuz setelah kesepakatan perdamaian sementara antara AS dan Iran.

Stok di Cushing diperkirakan akan meningkat sekitar 800.000 barel minggu depan, menurut Energy Aspects.


Tag


TERBARU

[X]
×