kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Biden: Saya yakin China akan bekerjasama dengan Taliban


Rabu, 08 September 2021 / 12:59 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Joe Biden memberikan pernyataan mengenai Afghanistan dalam pidatonya di State Dining Room Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, Selasa (31/8/2021).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Sayangnya, kesepakatan mengenai pertemuan khusus tersebut masih belum bisa dicapai, menunjukkan bahwa ada perbedaan pendapat antara China dan Rusia dengan G20 secara umum.

Tanda-tanda mendekatnya China ke Taliban juga telah ditunjukkan langsung oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

Saat berbincang dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken melalui panggilan telepon pada 29 Agustus lalu, Wang mengatakan, komunitas internasional harus terlibat dengan Taliban dan membimbing mereka secara positif.

Seperti banyak negara lain, China juga masih belum secara resmi mengakui Taliban sebagai penguasa baru Afghanistan. Tapi, pada Juli lalu, Wang menjamu Pemimpin Taliban Mullah Baradar secara hangat.

Pada kesempatan tersebut, Wang menegaskan, dunia harus membimbing dan mendukung Afghanistan menuju transisi pemerintahan yang baru, bukan justru memberi tekanan. 

Selanjutnya: Menlu China berharap dunia bisa membimbing Taliban secara positif




TERBARU

[X]
×