kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.742   19,00   0,11%
  • IDX 6.497   -4,78   -0,07%
  • KOMPAS100 845   -2,98   -0,35%
  • LQ45 640   -2,27   -0,35%
  • ISSI 228   -0,14   -0,06%
  • IDX30 358   -1,00   -0,28%
  • IDXHIDIV20 435   -1,66   -0,38%
  • IDX80 96   -0,33   -0,34%
  • IDXV30 121   -0,47   -0,38%
  • IDXQ30 113   -0,25   -0,22%

Bikin heboh, ada wacana sepeda bakal diberikan pelat nomor di Malaysia


Kamis, 17 September 2020 / 09:22 WIB
ILUSTRASI. Pesepeda melintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Minggu (2/8). PT Asuransi Sinar Mas tengah melakukan pembaharuan produk asuransi sepeda yang telah mereka miliki, usai izin dari Otoritaa Jasa Keungan (OJK) rampung, perseroan akan segera melu


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sementara pengguna media sosial lain berpendapat, seharusnya pemerintah memprioritaskan memberikan lajur khusus bagi pesepeda. "Anyway, pelak tak menjamin bakal selamat. Pemerintah jangan menggampangkan langkah untuk menyelesaikan isu serius," tulisnya. 

Rencana terhadap cyclist juga dirasakan di negara tetangga, Indonesia. Bedanya, di Tanah Air mengenai rumor pemerintah bakal mengenakan pajak. Pengenaan pajak ini pun bukan hal baru, karena pemerintah kolonial lebih dahulu menerapkannya melalui plembir, atau peneng. 

Baca Juga: Peminat membeludak, Kemenhub: Sepeda harus diatur

Aturan ini semakin ketat pada masa pendudukan Jepang, di mana otoritas tak segan-segan menjatuhkan denda bagi yang belum membayar. Biasanya, pemerintah Jepang akan mengumumkan kepada siapa pun agar segera membayarkan pajak sepeda di kantor terdekat lewat koran. 

Kementerian Perhubungan melalui juru bicaranya Adita Irawati dalam pemberitaan Kompas.com 1 Juli 2020 membantah kabar tersebut. Melalui keterangan tertulis, Adita menerangkan kementerian menggodok aturan terkait aspek keselamatan pada pesepeda.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Muncul Wacana Terapkan Surat Izin dan Pelat Nomor bagi Sepeda di Malaysia"
Penulis : Ardi Priyatno Utomo
Editor : Ardi Priyatno Utomo

Selanjutnya: Dijual terbatas, harga sepeda balap Cervelo R5 Lamborghini mahalnya bukan main!




TERBARU

[X]
×