kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.535   35,00   0,20%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bikin pesaing Google Play Store, Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi berkongsi


Sabtu, 08 Februari 2020 / 07:51 WIB
ILUSTRASI. Aplikasi Google Play untuk Android.


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Empat vendor ponsel asal China, Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi kabarnya tengah menyiapkan sebuah platform toko aplikasi smartphone Android pesaing Google Play Store. 

Platform toko aplikasi online tersebut bertajuk Global Developer Service Alliance (GDSA). Harapannya, platform hasil kongsi China, Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi ini mulai beroperasi Maret 2020. 

Target pasar GDSA adalah negara-negara berkembang termasuk Indonesia, India, Malaysia, Spanyol, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Selain itu Rusia juga menjadi target pemasaran GDSA. 

Baca Juga: Amerika harus jadi pengendali Nokia dan Ericsson untuk lawan Huawei di pasar 5G

Vendor ponsel China selama ini dianggap kekurangan aplikasi buatan pihak ketiga di toko aplikasi mereka masing-masing. Itulah yang membuat Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi bekerjasama untuk membuat platform ini, dan terbuka bagi pengembang di luar China. 

GDSA tidak akan memiliki satu toko aplikasi khusus layaknya Play Store. Alih-alih, aplikasi buatan pengembang yang tergabung dalam GDSA secara otomatis akan tersedia di toko aplikasi Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi. 

Aliansi GDSA berkomitmen untuk menyediakan layanan termasuk distribusi konten, dukungan pengembangan, operasi pemasaran, promosi merek, dan monetisasi kepada pengembang global. 

Baca Juga: Akibat wabah corona, peluncuran ponsel terbaru Xiaomi Mi 10 ditunda




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×