kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Bikin pesaing Google Play Store, Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi berkongsi


Sabtu, 08 Februari 2020 / 07:51 WIB
ILUSTRASI. Aplikasi Google Play untuk Android.


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Tujuan utama aliansi GDSA adalah untuk memudahkan pengembang aplikasi gim, musik, film, dan aplikasi lain dalam memasarkan aplikasi mereka ke pasar luar negeri, di luar platform Google. 

Tak hanya itu, aliansi ini juga merupakan langkah yang jelas untuk menghindari ketergantungan vendor-vendor ponsel dari layanan Google dan Play Store di pasar internasional. 

Itu bukan tanpa alasan. Larangan perdagangan yang Amerika Serikat (AS) berlakukan terhadap Huawei sampai saat ini belum juga berakhir. Karena itu, ponsel-ponsel baru Huawei tidak bisa memakai Google Play Store dan layanan Google lainnya. 

Baca Juga: Vivo Y19, Smartphone Rp 2 Jutaan dengan Kualitas Terbaik

Menurut VP of Mobility Canalys Nicole Peng, kerjasama keempat vendor ponsel tersebut bisa meningkatkan popularitas masing-masing perusahaan di tingkat regional. 

Meski aliansi ini masih dalam tahap awal, tetapi langkah tersebut juga dapat membangun portofolio aplikasi yang solid dari keempat merek ponsel asal China tersebut.

Penulis: Conney Stephanie

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Huawei, Oppo, Vivo, Xiaomi Bergabung Bikin Pesaing Google Play Store"




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×