Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Produsen mobil premium asal Jerman BMW akan memangkas beberapa ribu tenaga kerja di Jerman hingga akhir 2027 melalui program pengunduran diri sukarela yang telah disepakati bersama perwakilan karyawan.
Mengutip Reuters, Rabu (29/7/2026), juru bicara BMW mengatakan perusahaan dan dewan pekerja telah menyepakati program pesangon yang menyasar divisi administrasi dan pengembangan. Sementara itu, divisi produksi tidak akan terdampak oleh kebijakan tersebut.
Baca Juga: Gempa Dahsyat Guncang Jepang, Ledakan Mal di Kumamoto Tewaskan Tiga Orang
Seorang sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan jumlah tenaga kerja yang akan dikurangi diperkirakan mencapai sekitar 8.000 orang.
Langkah efisiensi ini diambil setelah BMW pada Juni lalu memangkas proyeksi laba tahun berjalan akibat kinerja bisnis di China yang lebih lemah dari perkiraan.
Penjualan kendaraan di pasar otomotif terbesar dunia tersebut mengalami penurunan tajam dalam beberapa bulan terakhir.
Menyusul revisi proyeksi tersebut, Chief Executive Officer (CEO) BMW Milan Nedeljkovic menyatakan, perusahaan akan mempercepat sekaligus memperkuat langkah-langkah efisiensi biaya yang telah dijalankan.
Baca Juga: Bursa Korea Selatan Anjlok Dua Hari Beruntun, Demam AI Berubah Jadi Aksi Jual Besar
Dalam laporan tahunan 2026, BMW juga telah memberi sinyal akan terjadi penurunan jumlah karyawan.
Dalam definisi internal perusahaan, penurunan "ringan" mengacu pada pengurangan hingga 5% dari total tenaga kerja.
Saat ini, BMW mempekerjakan sekitar 150.000 karyawan di seluruh dunia.














