Boeing Berencana Memasarkan Ulang Pesawat 737 MAX Bagi Maskapai China

Jumat, 16 September 2022 | 09:16 WIB Sumber: Reuters
Boeing Berencana Memasarkan Ulang Pesawat 737 MAX Bagi Maskapai China

ILUSTRASI. Boeing berencana untuk memasarkan ulang beberapa jet 737 MAX yang diperuntukkan bagi maskapai China. REUTERS/Karen Ducey


KONTAN.CO.ID - WASHINGTON/CHICAGO. Boeing akan mulai memasarkan ulang 737 MAX jet yang diperuntukkan bagi maskapai penerbangan China, hal ini dilakukan karena tidak dapat menunggu tanpa batas waktu yang jelas terkait ketegangan politik antara Amerika Serikat dan China, kata eksekutif puncak perusahaan pada hari Kamis.

Chief Executive Boeing Dave Calhoun dan Chief Financial Officer Boeing Brian West membahas perlunya memasarkan ulang beberapa pesawat di acara terpisah.

"Kami telah menunda keputusan tentang pesawat-pesawat itu untuk waktu yang lama. Kami tidak dapat menunda keputusan itu selamanya. Jadi kami akan mulai memasarkan ulang beberapa pesawat itu," kata West pada konferensi Morgan Stanley.

Baca Juga: Buat Marah China, AS Setujui Potensi Penjualan Senjata Senilai US$ 1,1 M ke Taiwan

Calhoun, berbicara kepada wartawan di sela-sela acara penerbangan di Washington, menyatakan pesimisme tentang melanjutkan pengiriman di China.

Mengenai kebutuhan untuk memasarkan ulang beberapa jet, dia berkata, "Kami melakukannya dengan sangat lambat karena saya ingin melindungi pelanggan kami di China tetapi Anda tidak bisa menunggu selamanya. Anda harus memindahkan mereka dan ada pasar besar," katanya.

Saham Boeing naik 1,8% karena berita tersebut. Boeing mengatakan pada bulan Juli bahwa mereka memiliki sekitar 290 pesawat yang tidak terkirim dan sekitar setengahnya ditujukan untuk pelanggan China

Baca Juga: Pancing Kemarahan China, AS Jual Sepaket Senjata ke Taiwan

Pemerintahan Biden telah mengkritik China karena mencegah pembelian Boeing. Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo mengatakan tahun lalu bahwa pemerintah China mencegah maskapai penerbangan domestiknya membeli "puluhan miliar dolar" pesawat Boeing.

Calhoun mengatakan melanjutkan pengiriman di China sangat penting untuk masa depan Boeing, tetapi mengatakan prospek untuk menjual pesawat ke China dalam "jangka dekat ... satu atau dua tahun" negatif.

Editor: Handoyo .

Terbaru