kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Boeing Hentikan Proyek Jet Tempur F-15 untuk Indonesia, Modernisasi Alutsista TNI?


Selasa, 03 Februari 2026 / 13:18 WIB
Boeing Hentikan Proyek Jet Tempur F-15 untuk Indonesia, Modernisasi Alutsista TNI?
ILUSTRASI. BOEING (REUTERS/Robert Sorbo)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS) Boeing menyatakan tidak lagi membangun jet tempur F-15 untuk Indonesia.

Pernyataan ini menandai berakhirnya salah satu kesepakatan besar dalam rencana modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI.

Baca Juga: Australia Putar Arah Kebijakan, RBA Kerek Suku Bunga ke 3,85%

Kesepakatan pembelian jet tempur F-15EX sebelumnya diteken pada 2023 antara Kementerian Pertahanan RI dan Boeing, mencakup rencana pengadaan 24 unit pesawat.

Namun, realisasi kontrak tersebut masih bergantung pada persetujuan pemerintah Amerika Serikat.

Wakil Presiden Pengembangan Bisnis dan Strategi Boeing Defense Bernd Peters mengatakan, kerja sama terkait program F-15 dengan Indonesia saat ini sudah tidak lagi menjadi fokus perusahaan.

“Dalam hal kemitraan F-15 kami dengan Indonesia, itu sudah bukan lagi kampanye aktif bagi kami,” ujar Peters kepada wartawan di sela ajang Singapore Airshow, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga: Emas dan Perak Rebound Selasa (3/2), Naik Lebih dari 2% dari Level Terendah Sebulan

Meski demikian, Peters enggan menjelaskan lebih lanjut alasan di balik keputusan tersebut. Ia mengarahkan pertanyaan lanjutan kepada pemerintah Amerika Serikat dan pemerintah Indonesia.

Penghentian proyek ini berpotensi memengaruhi rencana ekspansi dan modernisasi kekuatan udara Indonesia, mengingat kesepakatan F-15EX sebelumnya disebut sebagai salah satu proyek strategis pertahanan nasional.

Selanjutnya: IHSG Bangkit, Ini Aset Investasi Rekomendasi dari BRI Danareksa

Menarik Dibaca: Bunga Kompetitif, ORI029 Alternatif Diversifikasi di tengah Volatilitas Pasar




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×