kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Bongkahan es Himalaya runtuh di India, sekitar 125 hilang akibat banjir


Senin, 08 Februari 2021 / 07:33 WIB
Bongkahan es Himalaya runtuh di India, sekitar 125 hilang akibat banjir
ILUSTRASI. Sekitar 125 orang hilang di India utara setelah gletser atau bongkahan es Himalaya runtuh. Sumber foto : mezdra.com


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Uma Bharti, mantan menteri sumber daya air India dan pemimpin senior partai Modi, mengkritik pembangunan proyek pembangkit listrik di daerah tersebut.

“Ketika saya menjadi menteri, saya meminta agar Himalaya adalah tempat yang sangat sensitif, jadi proyek pembangkit listrik tidak boleh dibangun di Gangga dan anak-anak sungai utamanya,” katanya di Twitter, mengacu pada sungai utama yang mengalir dari pegunungan.

Pakar lingkungan menyerukan penghentian proyek pembangkit listrik tenaga air besar di negara bagian itu.

“Bencana ini lagi-lagi membutuhkan pengawasan yang serius terhadap pembangunan bendungan pembangkit listrik tenaga air di wilayah yang sensitif lingkungan ini,” kata Ranjan Panda, seorang sukarelawan untuk Jaringan Memerangi Perubahan Iklim yang menangani masalah air, lingkungan dan perubahan iklim.

“Pemerintah seharusnya tidak lagi mengabaikan peringatan dari para ahli dan berhenti membangun proyek pembangkit listrik tenaga air dan jaringan jalan raya yang luas di ekosistem yang rapuh ini,” tambahnya.

Selanjutnya: Militer China dan India bentrok lagi di perbatasan, apa yang terjadi?




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×