kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Bos Baidu orang paling tajir di China


Rabu, 14 Maret 2012 / 15:06 WIB
Bos Baidu orang paling tajir di China
ILUSTRASI. Kapal perusak berpeluru kendali Taiwan Kee Lung (DDG-1801) dan kapal perang lainnya ikut serta dalam latihan militer di dekat Hualien, Taiwan, 22 Mei 2019. REUTERS/Tyrone Siu


Reporter: Dyah Megasari, Micgadget |

BEIJING. Robin Li, CEO mesin pencari asal China, Baidu.com, masih tetap berpredikat sebagai orang terkaya di daratan China pada 2012. Harta pribadi yang dimilikinya bernilai US$ 10,2 miliar.

Data ini diambil berdasarkan ranking miliarder dunia, yang dikeluarkan Forbes untuk tahun 2012. Kekayaan pribadi Li naik US$ 0,8 miliar dari tahun 2011 lalu, yang berjumlah US$ 9,4 miliar.

Robin Li merupakan satu-satunya miliarder di China yang memiliki harta kekayaan pribadi hingga lebih dari US$ 10 miliar.

China memiliki 6 orang miliarder dari industri digital dalam daftar versi Forbes. Mereka adalah:

  • Robin Li dari Baidu ( US$ 10,2 miliar)
  • Jack Ma dari Alibaba (US$ 2,7 miliar)
  • Pony Ma dari Tencent (US$ 4,7 miliar)
  • Zhang Zhidong, Executive Director Tencent (US$ 1,8 miliar)
  • William Ding dari Netease (US$ 2,8 miliar)
  • Chen Tiangqiao dari Shanda Interactive (US$ 1,1 miliar).


Industri digital di China memang mulai matang. Sebagian besar perusahaan internet di China telah melakukan investasi, mayor dan minor dalam usaha memperluas jangkauan mereka.

Tahun 2012, akuisisi digital China diprediksi akan meningkat. Iklan juga diprediksi akan meningkat, sehingga para bos perusahaan teknologi itu berpeluang menjadi lebih kaya lagi. (Tenni Purwanti | Wicaksono Surya Hidayat/ Kompas.com)




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×