kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Harga Emas Bertahan di Level Tertinggi, Pasar Tunggu Keputusan The Fed


Rabu, 17 Juni 2026 / 15:26 WIB
Harga Emas Bertahan di Level Tertinggi, Pasar Tunggu Keputusan The Fed
ILUSTRASI. GLOBAL-PRECIOUS/GOLD (REUTERS/Alexander Manzyuk)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga emas bergerak stabil mendekati level tertinggi dalam satu pekan pada Rabu, di tengah meredanya kekhawatiran geopolitik setelah muncul rincian kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran, serta pasar menantikan keputusan kebijakan moneter dari bank sentral AS.

Harga emas spot tercatat stabil di level US$ 4.328,67 per ons pada pukul 14.47 WIB, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi satu pekan di US$ 4.370,82 per ons pada Senin. Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus turun tipis 0,1% menjadi 4.348,40 dolar AS.

Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan dengan Iran bertujuan mencegah Teheran mengembangkan senjata nuklir, sementara pejabat AS lainnya mengatakan Iran akan diizinkan menjual minyak. Perkembangan ini menekan harga minyak yang bergerak di dekat level terendah tiga bulan, sehingga mengurangi kekhawatiran inflasi global.

Baca Juga: Perang AS-Iran Membebani Ekonomi G7, Namun Trump Lolos dari Kritik

Menurut Ilya Spivak, kepala makro global di Tastylive, reli emas mulai kehilangan momentum karena pasar kini fokus pada keputusan kebijakan Federal Reserve.

“Pelaku pasar masih belum yakin bagaimana ia akan menyeimbangkan rekam jejak hawkish, inflasi yang meningkat, dan tekanan dari Gedung Putih yang menginginkan pelonggaran kebijakan,” ujarnya.

Pelaku pasar memperkirakan sebagian besar pejabat Federal Reserve kemungkinan akan mempertahankan suku bunga acuan sepanjang tahun ini. Namun, proyeksi terbaru yang akan dirilis hari ini diperkirakan menunjukkan masih ada sebagian kecil yang membuka peluang kenaikan suku bunga untuk menahan inflasi agar tidak mengakar.

Berdasarkan alat CME FedWatch, pasar kini melihat peluang sekitar 59% bahwa suku bunga AS akan dinaikkan pada Desember, turun dari sekitar 70% pekan lalu sebelum pengumuman kesepakatan AS–Iran.

Emas biasanya kehilangan daya tarik ketika suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil.

Meski demikian, analis Westpac menyebutkan bahwa dukungan struktural terhadap emas masih akan berlanjut, didorong permintaan dari Asia serta pembelian oleh bank sentral sebagai lindung nilai terhadap risiko geopolitik dan kebijakan.

Di pasar logam lainnya, perak turun 0,1% menjadi US$ 70,12 per ons, platinum melemah 1% menjadi US$ 1.786,25, dan paladium turun 0,2% menjadi US$ 1.348,64.

Baca Juga: Bank Sentral Swedia Tahan Suku Bunga di 1,75%, Isyaratkan Kenaikan di Tahun Ini




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×