Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Pemilik sekaligus chairman Chelsea, Todd Boehly, dan direktur klub Mark Walter dikabarkan tengah mengeksplorasi kemungkinan menjual saham mereka kepada pemilik mayoritas, Clearlake Capital.
Saat ini, Clearlake yang memegang 61,5% saham Chelsea disebut berpotensi membeli saham milik mitra minoritasnya.
Sejumlah sumber menyebut, pembicaraan telah dimulai di antara kelompok pemilik Chelsea setelah perselisihan yang pertama kali terlihat pada 2024.
Baca Juga: Masuknya Jeff Bezos ke Liverpool Dikritik, Isu Israel-Palestina Jadi Sorotan
Boehly dan Walter Masing-Masing Punya 12,8%
Mengutip BBC Sport, Todd Boehly dan Mark Walter masing-masing memiliki 12,8% saham Chelsea.
Keduanya dilaporkan menilai Chelsea sekitar £5 miliar. Dengan valuasi tersebut, masing-masing akan menerima sekitar £640 juta atau Rp15,47 triliun jika saham mereka dijual.
Taipan Swiss Hansjorg Wyss juga memiliki 12,8% saham dan diketahui dekat dengan Boehly serta Walter.
Namun, belum jelas bagaimana posisi Wyss dalam perkembangan terbaru mengenai kepemilikan Chelsea.
Clearlake merupakan pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 61,5%. Perusahaan tersebut dipimpin oleh dua pendirinya, Behdad Eghbali dan Jose E. Feliciano.
Baca Juga: Jeff Bezos Incar Saham Liverpool, Simak Profil Pemilik The Reds Saat Ini
Mark Walter Baru Jual Lakers Rp223,6 Triliun
Perkembangan kepemilikan Chelsea terjadi tak lama setelah Mark Walter menjual Los Angeles Lakers.
Walter, yang juga merupakan co-owner sekaligus CEO perusahaan keuangan global Guggenheim Partners, pekan lalu menjual Lakers dengan rekor US$12,5 miliar atau sekitar £9,23 miliar.
Penjualan tersebut terjadi hanya setahun setelah Walter membeli saham mayoritas klub NBA tersebut.
Di luar aktivitas kepemilikan klub olahraga, sejumlah perusahaan dalam kerajaan bisnis Walter saat ini tengah diselidiki oleh jaksa federal Amerika Serikat dan Securities and Exchange Commission.
Baca Juga: Chelsea Didenda £10 Juta atas Pelanggaran Aturan FA, Lolos dari Pengurangan Poin
Pengaruh Boehly di Chelsea Berkurang
Boehly saat ini masih menjabat sebagai chairman Chelsea.
Berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat ketika konsorsium mengambil alih Chelsea dari Roman Abramovich pada 2022, posisinya akan digantikan oleh perwakilan yang ditunjuk Clearlake pada akhir musim.
Konsorsium tersebut membeli Chelsea dengan nilai £2,3 miliar atau sekitar Rp55,57 triliun.
Pergantian chairman tersebut akan semakin mengurangi pengaruh Boehly di Chelsea.
Ketika pengambilalihan berlangsung, Boehly menjadi wajah utama dari proses tersebut. Ia kemudian juga menjalankan peran sebagai direktur olahraga interim pada bursa transfer pertama setelah perubahan kepemilikan.
Baca Juga: Chelsea Kena Denda Rp 215 Miliar, Lolos Pengurangan Poin? Ini Sebabnya













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
