Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Saham perusahaan semikonduktor Korea Selatan melemah pada awal perdagangan Rabu (8/7/2026), mengikuti aksi jual yang melanda saham-saham chip di Wall Street semalam.
Pelemahan dipicu meningkatnya kekhawatiran investor terhadap keberlanjutan lonjakan permintaan chip yang didorong oleh perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI).
Baca Juga: Bursa Australia Anjlok 1% Rabu (8/7), Saham Tambang dan Bank Jadi Pemberat
Saham Samsung Electronics sempat turun hingga 4,4% pada perdagangan pagi, sementara saham SK Hynix merosot hingga 5%.
Tekanan terhadap kedua produsen chip memori terbesar di dunia itu mengikuti koreksi tajam saham-saham semikonduktor di Amerika Serikat (AS).
Pada perdagangan Selasa (7/7), saham Intel ditutup anjlok 9,7%, Micron Technology turun 4,7%, dan Advanced Micro Devices (AMD) melemah 6,5%.
Selain itu, indeks Philadelphia Semiconductor Index, yang menjadi acuan kinerja saham-saham semikonduktor di Amerika Serikat, merosot 4,7%.
Pelaku pasar mulai mempertanyakan keberlanjutan belanja besar-besaran untuk pengembangan teknologi AI yang selama ini menjadi pendorong utama reli saham-saham semikonduktor.
Baca Juga: Jelang Inggris vs Norwegia, 5 Pemain Three Lions Terancam Sanksi
Kekhawatiran tersebut memicu aksi ambil untung pada saham-saham teknologi yang sebelumnya mencatat kenaikan signifikan, sehingga sentimen negatif turut merembet ke pasar saham Asia, khususnya sektor semikonduktor di Korea Selatan.













