kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Saham Chip Korea Selatan Merosot Rabu (8/7), Ikuti Aksi Jual Saham Semikonduktor AS


Rabu, 08 Juli 2026 / 08:21 WIB
Saham Chip Korea Selatan Merosot Rabu (8/7), Ikuti Aksi Jual Saham Semikonduktor AS
ILUSTRASI. Bursa Asia - Kospi Korea Selatan (REUTERS/Kim Hong-Ji)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Saham perusahaan semikonduktor Korea Selatan melemah pada awal perdagangan Rabu (8/7/2026), mengikuti aksi jual yang melanda saham-saham chip di Wall Street semalam.

Pelemahan dipicu meningkatnya kekhawatiran investor terhadap keberlanjutan lonjakan permintaan chip yang didorong oleh perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI).

Baca Juga: Bursa Australia Anjlok 1% Rabu (8/7), Saham Tambang dan Bank Jadi Pemberat

Saham Samsung Electronics sempat turun hingga 4,4% pada perdagangan pagi, sementara saham SK Hynix merosot hingga 5%.

Tekanan terhadap kedua produsen chip memori terbesar di dunia itu mengikuti koreksi tajam saham-saham semikonduktor di Amerika Serikat (AS).

Pada perdagangan Selasa (7/7), saham Intel ditutup anjlok 9,7%, Micron Technology turun 4,7%, dan Advanced Micro Devices (AMD) melemah 6,5%.

Selain itu, indeks Philadelphia Semiconductor Index, yang menjadi acuan kinerja saham-saham semikonduktor di Amerika Serikat, merosot 4,7%.

Pelaku pasar mulai mempertanyakan keberlanjutan belanja besar-besaran untuk pengembangan teknologi AI yang selama ini menjadi pendorong utama reli saham-saham semikonduktor.

Baca Juga: Jelang Inggris vs Norwegia, 5 Pemain Three Lions Terancam Sanksi

Kekhawatiran tersebut memicu aksi ambil untung pada saham-saham teknologi yang sebelumnya mencatat kenaikan signifikan, sehingga sentimen negatif turut merembet ke pasar saham Asia, khususnya sektor semikonduktor di Korea Selatan.




TERBARU

[X]
×