Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - LONDON. Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menegaskan bahwa Inggris akan terus memberikan dukungan penuh kepada Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Moskow memperingatkan London mengenai konsekuensi atas laporan penggunaan drone buatan Inggris dalam serangan ke wilayah Rusia.
Burnham mengatakan Inggris tetap berkomitmen membantu Ukraina menghadapi perang yang dipimpin oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari kebijakan Inggris yang telah dijalankan sejak awal konflik.
"Ini adalah Inggris yang melakukan apa yang telah lama dikatakannya, yaitu mendukung Ukraina 100% melawan perang ilegal yang dipimpin oleh Vladimir Putin," kata Burnham kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).
Menurut Burnham, bantuan Inggris diberikan agar Ukraina memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri dari serangan Rusia.
Baca Juga: Selat Hormuz Tetap Ditutup Iran hingga AS Penuhi Syarat Kesepakatan
"Kami memberikan dukungan agar Ukraina dapat mempertahankan diri, dan itu telah menjadi posisi Inggris sepanjang konflik ini oleh para perdana menteri sebelumnya, dan hal itu tetap berlaku bagi saya," ujarnya.
Burnham juga menegaskan bahwa Inggris tidak akan mengubah sikapnya meskipun Rusia memberikan peringatan terkait keterlibatan Inggris dalam dukungan militer kepada Ukraina.
"Kami bukan teman yang hanya ada saat cuaca cerah. Kami akan berada di Ukraina pada saat mereka membutuhkan, dan itu tidak akan berubah," tegasnya.
Pernyataan tersebut muncul setelah Rusia memperingatkan Inggris mengenai potensi konsekuensi terkait laporan bahwa drone buatan Inggris digunakan dalam serangan terhadap sasaran di wilayah Rusia.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
