kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.861   36,00   0,20%
  • IDX 6.462   59,93   0,94%
  • KOMPAS100 834   4,58   0,55%
  • LQ45 634   2,08   0,33%
  • ISSI 226   3,86   1,74%
  • IDX30 355   0,99   0,28%
  • IDXHIDIV20 431   0,59   0,14%
  • IDX80 95   0,43   0,46%
  • IDXV30 119   0,45   0,38%
  • IDXQ30 112   0,20   0,18%

Perusahaan Kripto Trump Gandeng Platform AI yang Gunakan Teknologi China


Selasa, 18 Agustus 2026 / 08:42 WIB
Perusahaan Kripto Trump Gandeng Platform AI yang Gunakan Teknologi China
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump (REUTERS/Evelyn Hockstein)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Perusahaan kripto yang didukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump, World Liberty Financial, bekerja sama dengan WorldClaw, platform berbasis Hong Kong yang menawarkan akses ke berbagai model kecerdasan buatan (AI), termasuk teknologi yang dikembangkan perusahaan China.

WorldClaw didirikan pada awal tahun ini dan menerima token kripto milik World Liberty sebagai salah satu metode pembayaran.

Keluarga Trump memiliki 38% saham World Liberty dan memperoleh pendapatan dari penggunaan token perusahaan tersebut.

Baca Juga: Trump Sebut Kim Jong Un Merespons Upayanya untuk Buka Kembali Dialog

Hampir Separuh Teknologi AI WorldClaw dari China

Penelusuran Reuters menemukan 43 dari 90 model AI yang tersedia melalui situs WorldClaw dikembangkan oleh Alibaba, Baidu, Z.ai, serta sejumlah perusahaan teknologi China lainnya.

Jumlah tersebut hampir separuh dari seluruh model AI yang tersedia di platform tersebut.

WorldClaw juga menyediakan puluhan model dari perusahaan Amerika Serikat, termasuk OpenAI dan Anthropic.

Tidak ada yang ilegal dalam kerja sama World Liberty dengan WorldClaw maupun hubungan WorldClaw dengan perusahaan China tersebut. 

Model AI China yang umumnya lebih murah juga semakin banyak digunakan secara global, termasuk oleh perusahaan teknologi AS.

Namun, tujuh pakar teknologi China, perdagangan, dan etika pemerintahan menilai kerja sama tersebut bertentangan dengan sikap pemerintahan Trump terhadap perusahaan teknologi China.

Baca Juga: Jeff Bezos dan Liverpool: Detail Investasi Bos Amazon di The Reds

Sikap Trump terhadap Teknologi China

Sikap pemerintahan Trump terhadap perkembangan AI China masih berubah.

Pada awal masa jabatan keduanya, Trump mengatakan AS harus mengungguli China dalam teknologi dan pengembangan AI.

Namun belakangan, AS dan China semakin khawatir terhadap perlombaan AI dan berupaya mengurangi ketegangan menjelang rencana pertemuan Trump dengan Presiden China Xi Jinping bulan depan.

Peter Jeydel, pengacara yang memimpin tim sanksi dan pengendalian perdagangan di Troutman Pepper Locke, melihat adanya dua sisi dalam kerja sama tersebut.

"Orang bisa mengatakan ini adalah pemerintahan yang keras terhadap China, dan ada ketegangan dengan jenis kerja sama bisnis seperti ini. Di sisi lain, dapat dikatakan bahwa pemerintahan Trump lebih tidak agresif dalam menargetkan perusahaan China dan lebih mengutamakan pendekatan bisnis," katanya, dikutip Reuters.

Baca Juga: Trump Pangkas Latihan Militer AS-Korsel, Kim Jong Un Jadi Salah Satu Alasannya

Teknologi AI China Dinilai Punya Risiko Keamanan

WorldClaw menyebut alat WorldRouter, yang berfungsi sebagai agregator untuk menyediakan akses ke berbagai model AI, telah memiliki lebih dari 10.000 pengguna dan menerima lebih dari 50 juta permintaan tugas per hari.

Perusahaan tersebut juga mengembangkan aplikasi yang memungkinkan agen AI menjalankan tugas pribadi, seperti memesan makanan atau merangkum email.

Daniel Remler, peneliti senior di Center for a New American Security dan mantan penasihat kebijakan di Departemen Luar Negeri AS, mengatakan model AI China yang ditawarkan WorldClaw dapat menimbulkan sejumlah risiko.

Risiko tersebut mencakup pemantauan oleh pemerintah China, keluaran AI yang disensor, serta penyisipan kode berbahaya yang dapat mengambil alih agen AI.

WorldClaw menyatakan di situsnya bahwa perusahaan dapat membagikan input pengguna kepada perusahaan yang menyediakan model AI.

Juru bicara WorldClaw mengatakan perusahaan menerapkan perlindungan privasi dan keamanan pada platformnya.

Baca Juga: Bahas Gaza, Menantu Trump Temui Netanyahu Usai Pertemuan Langka dengan Hamas




TERBARU

[X]
×