kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Brasil jadi hotspot nomor dua dunia untuk kasus corona, salip Rusia


Sabtu, 23 Mei 2020 / 08:00 WIB
ILUSTRASI. Penggali kubur membawa peti jenazah Avelino Fernandes Filho, 74 tahun, saat pemakamannya yang meninggal dunia akibat penyakit virus corona (COVID-19) di Rio de Janeiro, Brazil, Senin (18/5/2020).


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Virus corona semakin cepat menyebar di Brasil. Pada Senin (18/5) lalu, Brasil menyusul Inggris untuk menjadi negara dengan jumlah infeksi tertinggi ketiga di dunia. 

Dan, Brasil melampaui Rusia pada Jumat, tetapi tidak mungkin untuk segera melewati AS. Ekonomi terbesar di dunia ini memiliki lebih dari 1,5 juta kasus virus corona.

Sejak wabah bergulir, Bolsonaro telah kehilangan dua menteri kesehatan, setelah menekan mereka untuk mempromosikan penggunaan awal obat anti-malaria, seperti chloroquine dan hydroxychloroquine. 

Baca Juga: Kasus corona lampaui angka 5 juta, infeksi di Amerika Latin melonjak

Beberapa ahli kesehatan masyarakat terkemuka di Brasil juga telah keluar dari tim. Banyak yang digantikan oleh tentara.

Pada Rabu (20/5), Menteri Kesehatan sementara Eduardo Pazuello, seorang jenderal angkatan darat yang aktif, memberikan panduan baru untuk penggunaan chloroquine dan hydroxychloroquine yang lebih luas dalam kasus-kasus ringan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×