kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45974,33   -17,61   -1.78%
  • EMAS991.000 0,71%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Budi Gunadi menggantikan Terawan sebagai Menkes jadi sorotan media internasional


Kamis, 24 Desember 2020 / 06:17 WIB
Budi Gunadi menggantikan Terawan sebagai Menkes jadi sorotan media internasional
ILUSTRASI. Reshuffle yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (22/12/2020) menjadi sorotan media-media asing.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perubahan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (22/12/2020) menjadi sorotan media-media asing. 

Beberapa media asing di kawasan asia seperti The Straits Times dan bahkan Inggris, seperti Reuters memberikan atensi terhadap perombakan kabinet tersebut, khususnya pada pergantian posisi menteri kesehatan.  

Menteri kesehatan yang sebelumnya dijabat oleh Terawan Agus Putranto, dengan latar belakang medis digantikan oleh Budi Gunadi Sadikin yang berlatar belakang Fisika Nuklir dan pernah berkarier sebagai bankir. 

Seperti apa pemberitaan media asing tentang perubahan sosok yang mengisi jabatan menteri kesehatan Indonesia? 

Baca Juga: Baru dilantik, Budi Gunadi Sadikin langsung pimpin rapat persiapan vaksinasi

Berikut ini selengkapnya. 

1. South China Morning Post (SCMP) 

Dengan judul "Indonesia’s Joko Widodo replaces health minister in cabinet reshuffle as coronavirus crisis deepens", SCMP memiliki fokus awalan berita dengan mengangkat pergantian posisi menkes di tengah pandemi yang kian mengganas. 

Media Hong Kong berbahasa Inggris ini menekankan pemberitaan tentang Budi Gunadi Sadikin yang ditunjuk oleh Presiden Jokowi sebagai bagian dari perombakan kabinet pada Selasa kemarin, menggantikan Terawan Agus Putranto. 

Baca Juga: 6 Menteri dan 5 wamen dilantik Presiden Jokowi Rabu (23/12)

Tak hanya itu, SCMP juga menyebut bahwa Terawan adalah sosok ahli radiologi militer yang kontroversial serta mantan dokter pribadi mendiang ibunda Jokowi yang telah banyak dikritik karena kesalahan penanganan pandemi. 

SCMP juga mengutip pernyataan Zubairi Djoerban, dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Berikut ini kutipan beritanya: 

Zubairi Djoerban dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengaku “tidak kecewa” dengan peran baru Budi. “Apa pun latar belakang mereka, baik itu fisika nuklir, kesehatan masyarakat, dokter, epidemiologi, selama mereka memiliki keterampilan manajerial yang baik dan tahu persis apa masalah di lapangan, itu bukan masalah bagi saya,” kata Zubairi. 




TERBARU

[X]
×