Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Bursa saham Australia kembali menguat pada perdagangan Jumat (2/10/2026), setelah merosot ke level terendah lebih dari tiga bulan pada sesi sebelumnya.
Penguatan saham perbankan, energi dan penurunan imbal hasil obligasi membantu menopang indeks utama.
Mengutip Reuters, indeks S&P/ASX 200 naik 0,4% menjadi 8.647,8 pada pukul 00.07 GMT. Meski demikian, indeks masih berada di jalur mencatat penurunan mingguan kelima secara berturut-turut.
Baca Juga: Harga Minyak Brent Naik ke US$102,60 Jumat (2/10), China Batasi Ekspor BBM
Sepanjang pekan ini, S&P/ASX 200 telah turun sekitar 0,2%. Pergerakan tersebut terjadi di tengah suku bunga acuan Australia yang berada di level tertinggi dalam 15 tahun serta inflasi yang lebih rendah dari perkiraan, tetapi masih relatif tinggi.
Pada perdagangan Kamis (1/10), indeks anjlok sekitar 2% dan ditutup di level terendah sejak pertengahan Juni. Tekanan saat itu terutama berasal dari lonjakan imbal hasil obligasi.
Pada Jumat, imbal hasil obligasi pemerintah Australia bergerak turun mengikuti penurunan imbal hasil Treasury Amerika Serikat. Imbal hasil obligasi Australia tenor 10 tahun turun menjadi 5,36%, sedangkan tenor tiga tahun berada di 4,88%.
Saham Bank dan Energi Menguat
Sektor keuangan naik hingga 0,6%, meski masih berada di jalur mencatat penurunan mingguan keempat secara beruntun.
Keempat bank besar Australia atau Big Four kompak menguat. Saham-saham tersebut naik antara 0,2% hingga 0,8%.
Sementara itu, sektor energi menguat 1,8% dan berada di jalur mencatat kenaikan harian terbaik sejak pertengahan September.
Baca Juga: Harga Emas Spot Turun 3% Sepekan, Investor Tunggu Data Tenaga Kerja AS
Penguatan tersebut terjadi setelah harga minyak dunia melonjak pada perdagangan sebelumnya menyusul keputusan China menghentikan ekspor bahan bakar.
Saham Santos naik 2,2%, sedangkan Woodside Energy menguat 1,5%.
Sektor pertambangan juga naik 0,7%. Saham BHP meningkat 0,7% dan Rio Tinto bertambah 0,5%. Saham perusahaan emas naik sekitar 0,4%.
Saham Teknologi Cetak Kenaikan
Sektor teknologi menjadi salah satu penguat utama bursa Australia. Indeks sektor tersebut naik hingga 3,8%, sekaligus mencapai level tertinggi sejak awal September.
Sepanjang pekan ini, sektor teknologi telah menguat sekitar 5,8% dan berada di jalur untuk mengakhiri penurunan mingguan enam pekan berturut-turut.
Baca Juga: Ekspektasi Kenaikan Bunga The Fed Oktober Merosot, Pasar Bidik Desember
Saham sektor kebutuhan pokok konsumen naik 1%, sedangkan sektor barang konsumsi diskresioner menguat 0,4%.
Namun, tidak seluruh sektor bergerak positif. Indeks sektor kesehatan turun 0,5%, sementara sektor properti melemah 0,6%.
Di Selandia Baru, indeks acuan S&P/NZX 50 turun 0,7% menjadi 13.715,99.














