kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

Bursa Eropa Menguat, Saham Pertahanan Melonjak Usai Ketegangan Venezuela


Senin, 05 Januari 2026 / 16:09 WIB
Bursa Eropa Menguat, Saham Pertahanan Melonjak Usai Ketegangan Venezuela
ILUSTRASI. Bursa saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Senin (awal pekan), melanjutkan tren positif sejak awal tahun / (REUTERS/Staff)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bursa saham Eropa menguat pada perdagangan Senin (5/1/2026), melanjutkan tren positif sejak awal tahun. Penguatan ini didorong oleh kenaikan signifikan saham-saham sektor pertahanan setelah serangan militer Amerika Serikat ke Venezuela memicu kembali kekhawatiran geopolitik global.

Hingga pukul 08.10 GMT, indeks pan-Eropa STOXX 600 tercatat naik 0,3%. Aktivitas perdagangan diperkirakan kembali normal seiring investor yang mulai kembali ke pasar setelah libur Tahun Baru.

Indeks saham pertahanan Eropa melonjak 2,7% dan menyentuh level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Kenaikan ini mencerminkan respons investor terhadap meningkatnya ketegangan geopolitik yang berpotensi mendorong belanja militer global. Selain sektor pertahanan, saham teknologi juga menguat 2,1%, sementara sektor sumber daya dasar naik 2%.

Baca Juga: Dampak Geopolitik AS-Venezuela Senin (5/1): Bursa Asia Naik, Harga Minyak Diuji

Pasar masih mencermati dampak dari penangkapan dramatis Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan Amerika Serikat pada akhir pekan lalu. Presiden AS Donald Trump pada Sabtu menyatakan bahwa Amerika Serikat akan menempatkan Venezuela di bawah kendali sementara.

Langkah tersebut memicu reaksi luas dari pasar keuangan global, mengingat potensi eskalasi konflik dan implikasinya terhadap stabilitas kawasan Amerika Latin.

Selain isu geopolitik, perhatian investor juga tertuju pada arah kebijakan bank sentral global. Pelaku pasar mencermati rilis data ekonomi terbaru untuk mendapatkan petunjuk mengenai seberapa cepat pemangkasan suku bunga acuan dapat dilakukan oleh bank-bank sentral utama, terutama di tengah perlambatan ekonomi global.

Di sektor komoditas, saham perusahaan tambang besar Eropa mendapatkan sentimen positif seiring naiknya harga tembaga. Saham Glencore, Rio Tinto, dan Anglo American tercatat menguat, didorong oleh prospek permintaan logam industri yang tetap solid, terutama dari sektor energi dan teknologi.

Baca Juga: Tokoh Pro-Bitcoin Maria Corina Machado Masuk Bursa Pengganti Maduro di Venezuela

Sementara itu, saham ASML, pemasok peralatan pembuat chip terbesar di dunia, melonjak 3,9%. Penguatan ini terjadi setelah analis Bernstein menaikkan rekomendasi saham ASML menjadi “outperform” dari sebelumnya “market perform”.

Bernstein juga meningkatkan target harga saham ASML secara signifikan menjadi 1.300 euro dari sebelumnya 800 euro, mencerminkan optimisme terhadap prospek jangka panjang industri semikonduktor global.

Dengan kombinasi sentimen geopolitik, ekspektasi kebijakan moneter, serta pergerakan harga komoditas dan teknologi, pasar saham Eropa diperkirakan akan tetap volatil dalam waktu dekat.

Namun, minat investor terhadap sektor-sektor strategis seperti pertahanan dan teknologi menunjukkan adanya upaya lindung nilai di tengah ketidakpastian global yang meningkat.

Selanjutnya: Legenda MU Wayne Rooney Nilai Rosenior Layak Jadi Pelatih Chelsea

Menarik Dibaca: Ramalan 12 Zodiak Keuangan dan Karier Besok Selasa 6 Januari 2026, Harus Cermat




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×