Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Saham-saham Korea Selatan turun pada Kamis (26/3/2026) seiring berita yang bertentangan dari AS dan Iran membuat investor ragu terhadap prospek meredanya konflik di Teluk. Won melemah, sementara imbal hasil obligasi acuan naik.
Melansir Reuters, indeks KOSPI turun 82,87 poin atau 1,47% menjadi 5.559,34. Di antara saham unggulan, pembuat chip Samsung Electronics jatuh 3,07%, SK Hynix turun 3,62%, dan produsen baterai LG Energy Solution merosot 1,90%.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik 1% Kamis (26/3) Pagi: Brent ke US$103,35 & WTI ke US$91,40
Saham otomotif juga tertekan, dengan Hyundai Motor turun 1,20% dan Kia Corp melemah 0,82%. Sementara itu, POSCO Holdings naik 1,61% dan pembuat obat Samsung BioLogics meningkat 0,76%.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyebut bahwa Washington telah membuat kemajuan dalam negosiasi untuk mengakhiri perang dengan Iran, termasuk mendapatkan konsesi penting dari Teheran, namun pihak Teheran membantah adanya perundingan langsung.
Di sisi korporasi, Hyundai Motor menargetkan penjualan tahunan 500.000 unit di China dalam jangka menengah dan berencana meluncurkan 36 model tambahan di pasar Amerika Utara hingga 2030.
Dari total 924 saham yang diperdagangkan, 323 naik, sementara 554 turun. Investor asing tercatat sebagai penjual bersih dengan nilai 1.097,4 miliar won.
Baca Juga: Harga Emas Dunia Naik Tipis ke US$4.535 per Ons Kamis (26/3/2026) Pagi
Nilai tukar won tercatat 1.506,9 per dolar AS di platform onshore, melemah 0,35% dibanding penutupan sebelumnya di 1.501,7. Tahun ini, KOSPI telah naik 31,92%, namun won melemah 4,5% terhadap dolar.
Di pasar uang dan obligasi, kontrak berjangka obligasi pemerintah tiga tahun untuk Juni turun 0,06 poin menjadi 103,44.
Imbal hasil obligasi tiga tahun yang paling likuid naik 2,1 basis poin menjadi 3,577%, sementara imbal hasil obligasi 10 tahun acuan naik 2,3 basis poin menjadi 3,884%.













