kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.851   29,00   0,16%
  • IDX 6.122   -55,08   -0,89%
  • KOMPAS100 800   -8,40   -1,04%
  • LQ45 603   -6,16   -1,01%
  • ISSI 212   -0,97   -0,46%
  • IDX30 341   -3,48   -1,01%
  • IDXHIDIV20 418   -3,60   -0,85%
  • IDX80 91   -1,00   -1,09%
  • IDXV30 112   -0,30   -0,27%
  • IDXQ30 109   -1,41   -1,28%

Cerita mahasiswa Indonesia di Wuhan: Pulang ke Ciputat sebelum isolasi diberlakukan


Rabu, 29 Januari 2020 / 06:38 WIB
ILUSTRASI. Suasana kota Wuhan lengang. cnsphoto via REUTERS


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Saya jalin komunikasi terus dengan teman di sana, keadaan mereka baik. Tapi pada stay di kampus dan ada di tempat tinggal. Cuma mereka pada khawatir. Secara fisik katanya aman, tapi psikis mereka saja," katanya. 

Saat ini mahasiswa Indonesia bertahan hidup dengan makanan yang dikirimkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Bahkan mereka yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) membuat layaknya dapur umum. 

Baca Juga: Virus corona meluas, berikut sektor-sektor saham yang terdampak

"Jadi katanya seperti buat warung gitu di sana. Makanan sih masih ada cuma enggak bisa ke mana-mana saja," tuturnya. 

Kini, melalui Hasan, para mahasiawa yang terisolir di kota Wuhan berharap ada tindakan dari Pemerintah Indonesia untuk segera mengevakuasi. "Harapan mereka ke saya itu agar Kemenlu atau pemerintah terkait bisa bantu evakuasi. Karena mereka takut, keluarga mereka khawatir," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Pulang ke Ciputat Sebelum Akses Ditutup karena Corona"
Penulis : Muhammad Isa Bustomi
Editor : Jessi Carina




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×