kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

China Lakukan Aksi Balasan atas Pembelakuan Tarif Impor Trump


Selasa, 04 Maret 2025 / 12:55 WIB
ILUSTRASI. China pada Selasa (4/3) membalas tarif baru AS, dengan mengumumkan kenaikan 10%-15% pada pungutan impor produk pertanian dan makanan Amerika. REUTERS/Florence Lo/Illustration


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China pada Selasa (4/3) membalas tarif baru AS, dengan mengumumkan kenaikan 10%-15% pada pungutan impor yang mencakup berbagai produk pertanian dan makanan Amerika. China juga menempatkan 25 perusahaan AS di bawah pembatasan ekspor dan investasi.

Mengutip Reuters, Selasa (4/3), bea masuk tambahan 10% yang diancamkan Presiden AS Donald Trump kepada China minggu lalu mulai berlaku pada pukul 05.01 GMT pada tanggal 4 Maret, yang mengakibatkan tarif kumulatif 20%. 

Tarif tersebut merupakan kenaikan tambahan pada pungutan yang sudah ada sebelumnya pada ribuan barang China.

Baca Juga: China Bersiap Membatasi Impor Batubara

AS berpendapat bahwa China memasok bahan kimia yang digunakan dalam produksi fentanil. China membantah melakukan kesalahan.

Beijing akan mengenakan tarif tambahan sebesar 15% pada ayam, gandum, jagung, dan kapas AS dan pungutan tambahan sebesar 10% pada kedelai, sorgum, daging babi, daging sapi, produk akuatik, buah-buahan dan sayuran, serta impor susu AS mulai 10 Maret, kementerian keuangan mengumumkan dalam sebuah pernyataan.

"Langkah-langkah tarif sepihak AS secara serius melanggar aturan Organisasi Perdagangan Dunia dan merusak dasar kerja sama ekonomi dan perdagangan antara China dan AS," kata kementerian perdagangan China dalam sebuah pernyataan terpisah.

"China akan dengan tegas melindungi hak dan kepentingannya yang sah," menurut pernyataan itu.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×