kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

China minta Wilmar tunda kenaikan harga minyak goreng


Senin, 11 April 2011 / 11:09 WIB
ILUSTRASI. Posko pendampingan pendaftaran program Kartu Prakerja yang disediakan Pemprov Jatim di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim didatangi banyak pencari kerja terutama mereka yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19, di Kota Surabaya, Jaw


Reporter: Dyah Megasari

TOKYO. Wilmar International Ltd, produsen kelapa sawit terbesar di dunia mengatakan, China memohon agar perusahaan ini menunda kenaikan harga minyak goreng.

"Pemerintah China meminta kami menunda harga saat ini," kata juru bicara Wilmar Au Ka. Penundaan tersebut tanpa spesifikasi yang jelas dan berlaku sampai kapan.

Wall Street Journal melaporkan hari ini, Wilmar, Cofco Ltd dan Chinatex Corp adalah salah satu pengecer minyak yang diminta untuk membekukan harga. Nantinya pembekuan harga ini juga berlaku ke produk turunan CPO seperti deterjen dan shampoo.

Wilmar saat ini menguasai separuh pangsa pasar minyak goreng di China di mana pemasok diminta menentukan harga jual pada November lalu untuk mengatasi tekanan inflasi.

Saham Wilmar jatuh sebanyak 1,7% menjadi S$ 5,28 dan diperdagangkan di S$ 5,31 per 11 am di Singapura. Saham telah menurun 5,5% tahun ini.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×