kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 16.968   66,00   0,39%
  • IDX 7.302   195,28   2,75%
  • KOMPAS100 1.013   35,14   3,59%
  • LQ45 746   24,04   3,33%
  • ISSI 258   9,10   3,66%
  • IDX30 407   13,79   3,51%
  • IDXHIDIV20 510   21,50   4,40%
  • IDX80 114   3,88   3,53%
  • IDXV30 138   3,76   2,79%
  • IDXQ30 133   5,61   4,40%

China peringatkan Joe Biden, kemerdekaan Taiwan berarti perang


Senin, 01 Februari 2021 / 08:51 WIB
China peringatkan Joe Biden, kemerdekaan Taiwan berarti perang
ILUSTRASI. China telah mengancam Taiwan dengan perang jika negara tersebut mendeklarasikan kemerdekaan.


Sumber: Express.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China telah mengancam Taiwan dengan mengatakan jika negara kepulauan itu berusaha mendeklarasikan kemerdekaan, hal itu berarti perang.

Melansir Express.co.uk, Juru Bicara Kementerian Pertahanan China memperingatkan setiap tindakan deklarasi kemerdekaan resmi oleh Taiwan, itu sama saja mereka bermain api sehingga akan membakar diri mereka sendiri.

Namun, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan kepada BBC bahwa negaranya tidak merasa perlu untuk terlibat dalam bahasa konfrontatif Tiongkok. "Kami tidak memiliki kebutuhan untuk menyatakan diri kami sebagai negara merdeka," jelas Presiden Tsai.

Taiwan telah meningkatkan sistem pertahanan Tanah Airnya dengan rudal anti-kapal seluler yang canggih.

Baca Juga: Indonesia bisa jadi penengah ketegangan AS-China di Laut China Selatan

Dewan urusan daratan Taiwan mengatakan, China seharusnya tidak meremehkan kemampuan pulau itu untuk mempertahankan diri dan melindungi kebebasan dan demokrasi.

AS menanggapi ancaman China dengan menyebutnya sebagai hal yang tidak menguntungkan.

Peringatan ini muncul setelah Beijing mengintensifkan latihan angkatan lautnya di lepas pantai Taiwan.

Baca Juga: Duh! 6 Pesawat tempur China & pengintai AS sama-sama memasuki zona pertahanan Taiwan

Latihan perang tersebut melibatkan jet tempur dan pembom China terbang ke wilayah udara Taiwan selama seminggu sebelumnya.

Presiden AS Joe Biden telah menegaskan kembali komitmen Washington untuk mempertahankan otonomi Taiwan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×