kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

China peringatkan Joe Biden, kemerdekaan Taiwan berarti perang


Senin, 01 Februari 2021 / 08:51 WIB
ILUSTRASI. China telah mengancam Taiwan dengan perang jika negara tersebut mendeklarasikan kemerdekaan.


Sumber: Express.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China telah mengancam Taiwan dengan mengatakan jika negara kepulauan itu berusaha mendeklarasikan kemerdekaan, hal itu berarti perang.

Melansir Express.co.uk, Juru Bicara Kementerian Pertahanan China memperingatkan setiap tindakan deklarasi kemerdekaan resmi oleh Taiwan, itu sama saja mereka bermain api sehingga akan membakar diri mereka sendiri.

Namun, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan kepada BBC bahwa negaranya tidak merasa perlu untuk terlibat dalam bahasa konfrontatif Tiongkok. "Kami tidak memiliki kebutuhan untuk menyatakan diri kami sebagai negara merdeka," jelas Presiden Tsai.

Taiwan telah meningkatkan sistem pertahanan Tanah Airnya dengan rudal anti-kapal seluler yang canggih.

Baca Juga: Indonesia bisa jadi penengah ketegangan AS-China di Laut China Selatan

Dewan urusan daratan Taiwan mengatakan, China seharusnya tidak meremehkan kemampuan pulau itu untuk mempertahankan diri dan melindungi kebebasan dan demokrasi.

AS menanggapi ancaman China dengan menyebutnya sebagai hal yang tidak menguntungkan.

Peringatan ini muncul setelah Beijing mengintensifkan latihan angkatan lautnya di lepas pantai Taiwan.

Baca Juga: Duh! 6 Pesawat tempur China & pengintai AS sama-sama memasuki zona pertahanan Taiwan

Latihan perang tersebut melibatkan jet tempur dan pembom China terbang ke wilayah udara Taiwan selama seminggu sebelumnya.

Presiden AS Joe Biden telah menegaskan kembali komitmen Washington untuk mempertahankan otonomi Taiwan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×