kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

China Pertahankan LPR Bulan April Tetap di 3,1% dan 3,6%


Senin, 21 April 2025 / 08:23 WIB
ILUSTRASI. China kembali mempertahankan suku bunga acuan pinjaman untuk bulan April, menandai bulan keenam berturut-turut tanpa perubahan. REUTERS/Jason Lee/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. China kembali mempertahankan suku bunga acuan pinjaman untuk bulan April, menandai bulan keenam berturut-turut tanpa perubahan.

Sejalan dengan ekspektasi pasar yang mengantisipasi sikap hati-hati otoritas moneter di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Baca Juga: Pesawat Boeing yang Dikirim untuk China Kembali ke AS, Jadi Korban Perang Tarif Trump

Suku bunga pinjaman primer (Loan Prime Rate/LPR) tenor satu tahun tetap di level 3,1%, sedangkan LPR lima tahun tidak berubah di 3,6%, menurut pengumuman resmi pada Senin (21/4).

Dalam jajak pendapat Reuters terhadap 31 pelaku pasar pekan lalu, sebanyak 27 responden atau 87% memprediksi tidak akan ada perubahan pada kedua suku bunga acuan tersebut.

Sebagian besar pinjaman baru dan pinjaman yang masih berjalan di China menggunakan LPR satu tahun sebagai referensi, sementara LPR lima tahun menjadi acuan utama untuk penetapan suku bunga hipotek (kredit pemilikan rumah/KPR).

China terakhir kali memangkas LPR pada Oktober 2024, dengan pemangkasan yang lebih besar dari perkiraan guna mendorong pemulihan ekonomi di tengah lesunya aktivitas sektor properti dan konsumsi domestik.

Baca Juga: Bursa Asia Bergerak Bervariasi Senin (21/4) Pagi, Menanti Keputusan Suku Bunga China

Keputusan mempertahankan suku bunga ini mencerminkan pendekatan hati-hati bank sentral, di tengah tekanan nilai tukar yuan serta memanasnya tensi dagang antara Beijing dan Washington.

Pasar kini menanti potensi stimulus tambahan dari otoritas moneter dalam beberapa bulan mendatang.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×