kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

China rebut gelar AS sebagai negara paling tajir di dunia


Kamis, 18 November 2021 / 04:20 WIB


Sumber: The Straits Times | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Seperti yang dihitung oleh McKinsey, 68% dari kekayaan bersih global disimpan di real estat. Ada pula yang disimpan di sektor  infrastruktur, mesin dan peralatan dan, kekayaan intelektual dan paten.

Laporan McKinsey menjabarkan, kenaikan tajam dalam kekayaan bersih selama dua dekade terakhir telah melampaui peningkatan produk domestik bruto (PDB) global dan telah didorong oleh kenaikan harga properti yang dipompa oleh penurunan suku bunga.

Lonjakan nilai real estat dapat membuat kepemilikan rumah tidak terjangkau bagi banyak orang dan meningkatkan risiko krisis keuangan - seperti yang melanda AS pada 2008 setelah gelembung perumahan meledak. China berpotensi mengalami masalah serupa atas utang pengembang properti seperti China Evergrande Group.

Resolusi yang ideal adalah agar kekayaan dunia menemukan jalannya ke investasi yang lebih produktif yang memperluas PDB global, menurut laporan itu. 

Selanjutnya: Biden dan Xi Jinping setuju untuk melihat kemungkinan pembicaraan pengendalian sejata




TERBARU

[X]
×