kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45769,82   10,44   1.37%
  • EMAS915.000 -0,44%
  • RD.SAHAM -0.01%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

China siap meradang, Taiwan beli rudal anti-kapal dari AS


Kamis, 28 Mei 2020 / 16:57 WIB
China siap meradang, Taiwan beli rudal anti-kapal dari AS
ILUSTRASI. Tentara dari Komando Angkatan Darat ke-6 menunggu Presiden Taiwan Tsai Ing-wen selama kunjungannya ke pangkalan militer, menjelang Tahun Baru Imlek, di Taoyuan, Taiwan, 25 Januari 2019. REUTERS/Tyrone Siu

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Kementerian Pertahanan Taiwan pada Kamis (28/5) mengatakan, berencana membeli rudal anti-kapal Harpoon buatan Boeing sebagai bagian dari upaya modernisasi militernya.

Amerika Serikat (AS), seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan, tetapi terikat oleh hukum untuk menyediakan pulau itu sarana untuk mempertahankan diri.

China, yang mengklaim pulau itu sebagai wilayahnya, secara rutin menentang penjualan senjata AS ke Taiwan.

Reuters melaporkan, menjawab pertanyaan di parlemen, Wakil Menteri Pertahanan Taiwan Chang Che-ping mengonfirmasi rencana membeli rudal Harpoon dari AS untuk melengkapi pertahanan pantai.

Baca Juga: China bakal murka, AS jual torpedo ke Taiwan senilai Rp 2,6 triliun

Jika AS setuju untuk menjual Harpoon, Taiwan baru akan menerimanya pada 2023 mendatang, Chang menambahkan.

Taiwan telah memperkuat pertahanannya dalam menghadapi apa yang mereka lihat sebagai langkah yang semakin mengancam oleh Beijing, seperti latihan Angkatan Udara dan Angkatan Laut China di dekat Taiwan.

Sementara militer Taiwan dilengkapi dengan sebagian besar persenjataan buatan AS, China memiliki keunggulan numerik yang sangat besar dan membuat peralatan canggih sendiri seperti pesawat pembom siluman.

Pemerintah AS pekan lalu memberi tahu Kongres tentang kemungkinan penjualan torpedo ke Taiwan senilai US$ 180 juta, yang memburuk hubungan yang tegang antara Washington dan Beijing.

Baca Juga: China marah ke Amerika Serikat (AS) soal penjualan torpedo ke Taiwan

China mengecam peningkatan dukungan Pemerintahan Donald Trump untuk Taiwan. Beijing yakin Presiden Tsai Ing-wen adalah separatis yang bertekad menyatakan kemerdekaan resmi Taiwan.

Tsai mengatakan, Taiwan sudah menjadi negara merdeka dengan nama resmi Republik China.




TERBARU

[X]
×