kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.035   -103,00   -0,60%
  • IDX 7.178   206,50   2,96%
  • KOMPAS100 991   33,39   3,49%
  • LQ45 725   22,92   3,27%
  • ISSI 256   6,41   2,57%
  • IDX30 395   12,80   3,35%
  • IDXHIDIV20 483   10,81   2,29%
  • IDX80 112   3,60   3,34%
  • IDXV30 133   2,23   1,71%
  • IDXQ30 128   3,44   2,77%

Corona di Korea: Halangi upaya pemerintah, pendiri sekte agama Shincheonji ditangkap


Minggu, 02 Agustus 2020 / 07:43 WIB
ILUSTRASI. Corona di Korea Selatan


Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SUWON. Pemimpin sekte agama di pusat wabah virus corona awal di Korea Selatan ditangkap pada Sabtu (1/8) pagi karena dugaan menghalangi upaya pemerintah untuk menahan penyebaran pandemi.

Pengadilan lokal di Suwon, sebelah selatan Seoul, mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Lee Man-hee, pendiri dari sekte Gereja Shincheonji Yesus.

Lee, yang kini berusia 89, diduga menyerahkan dokumen palsu kepada otoritas kesehatan mengenai jumlah peserta pada pertemuan sekte dan di mana pertemuan itu berlangsung pada bulan Februari lalu. Padahal, sekte agama yang berada di daerah pinggiran ini menjadi titik panas untuk penyebaran awal virus corona di negara ini.

Baca Juga: WHO: Orang usia muda juga berisiko saat terpapar virus corona

Selain itu, Lee juga dituduh menggelapkan 5,6 miliar won, setara US$ 4,68 juta dari dana gereja dan mengadakan acara keagamaan yang tidak sah pada periode 2015-2019.

"Ada beberapa dugaan kejahatan yang telah dilakukan tersangka, tetapi beberapa dakwaan telah dipastikan. Terlebih lagi, ada keadaan yang mengindikasikan upaya sistematis untuk menghancurkan bukti. Mengingat statusnya, tidak dapat dipastikan bahwa akan ada upaya serupa di masa depan," kata Hakim Lee Myeong-chul.

Hakim juga mencatat bahwa Lee sudah tua dan memiliki penyakit kronis tetapi tidak dianggap tidak layak dipenjara.

Jaksa penuntut menanyai dia dua kali, pada 17 dan 23 Juli, dan mengajukan surat penangkapannya Selasa. Pengadilan mengadakan sidang untuk meninjau permintaan Jumat.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×