kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.940   -72,00   -0,40%
  • IDX 6.044   157,52   2,68%
  • KOMPAS100 803   27,79   3,58%
  • LQ45 606   18,82   3,21%
  • ISSI 207   6,38   3,17%
  • IDX30 344   10,01   2,99%
  • IDXHIDIV20 425   10,62   2,56%
  • IDX80 91   3,06   3,49%
  • IDXV30 114   3,78   3,43%
  • IDXQ30 111   2,85   2,64%

Corona menggila di Korea, saham YG, SM, dan JYP Entertainment kompak rontok


Senin, 24 Februari 2020 / 20:04 WIB
ILUSTRASI. Seorang karyawan dari perusahaan layanan desinfeksi membersihkan lantai pasar tradisional di Seoul, Korea Selatan, 24 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Virus corona baru makin menggila di Korea Selatan. Akibatnya, harga saham perusahaan hiburan YG Entertainment, SM Entertainment, dan JYP Entertainment kompak rontok  

Senin (24/2), saat bursa Korea Selatan menutup hari perdagangan, saham YG Entertainment persis di harga 30.000 won per saham, alias anjlok 3,38% dibanding penutupan Jumat (21/2) pekan lalu.

Pada penutupan Jumat (21/2), harga saham YG Entertainment masih di 31.050 won. Saham YG Entertainment dibuka turun dibanding harga penutupan sehari sebelumnya, tepatnya pada harga 30.050 won per saham.

Baca Juga: Terpopuler: Virus corona mungkin dari AS, Mahathir Mohamad mundur sebagai PM

Kalau dihitung sejak 7 hari yang lalu (17 Februari 2020), harga saham YG Entertainment hari ini turun 13,29% dibanding harga saat itu, Rp 34.600. Sementara jika kita hitung sejak 30 hari yang lalu (24 Februari 2019), harga saham emiten ini turun 35,48%, dari semula 46.500 won per saham.

Harga saham perusahaan hiburan Korea Selatan lainnya, SM Entertainment juga merosot hari ini. Bahkan, turun lebih dalam, sebesar 4,76% menjadi 30.000 won per saham dibanding penutupan Jumat (21/2).

Begitu juga dengan saham JYP Entertainment yang pada penutupan perdagangan Senin (24/2) menukik tajam hingga 5,91% menjadi 21.500 won per saham dibandingkan dengan penutupan Jumat (21/2).  

Baca Juga: Makin ganas, virus corona sudah menewaskan 12 orang di Iran




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×