kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Makin ganas, virus corona sudah menewaskan 12 orang di Iran


Senin, 24 Februari 2020 / 18:38 WIB
Warga mengenakan masker saat pemilu di Tehran, Iran (21/2/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi dalam konferensi pers yang televisi pemerintah siarkan langsung, Senin (24/2) menyatakan, 12 orang meninggal dan 61 lainnya terinfeksi virus corona baru.

Dan, Pemerintah Iran juga berjanji untuk transparan soal wabah Covid-19 di negara mereka, di tengah tuduhan menutup-nutupi jumlah kematian dan kasus terkonfirmasi virus mematikan tersebut.

"Kami akan mengumumkan angka (yang kami miliki) tentang jumlah kematian di seluruh negeri. Kami berjanji untuk transparan tentang pelaporan angka," kata Ali Rabiei, juru bicara Pemerintah Iran, seperti dilansir Channelnewsasia.com.

Baca Juga: WHO tidak tetapkan wabah virus corona sebagai pandemi, ini alasannya

Sebagian besar kasus meninggal dan terinfeksi Covid-19 terjadi di Kota Qom. Seorang anggota Parlemen Iran dari Qom pada Senin (24/2) menuduh pemerintah menutupi sepenuhnya wabah coronavirus di kota suci Syiah itu.

Reuters mengutip kantor berita semi-resmi ISNA melaporkan, Ahmad Amirabadi Farahani, anggota Parlemen Iran dari Qom, menuduh Menteri Kesehatan Iran "berbohong" tentang angka kematian dan kasus terkonfirmasi Covid-19.

Kantor berita ILNA, yang dekat dengan kaum reformis Iran, menyebutkan, Farahani mengungkap "50 kematian" akibat virus corona di Qom saja, kota yang terletak sekitar 120 kilometer arah Selatan Teheran, Ibu Kota Iran

Baca Juga: Kian meluas, Kuwait, Bahrain, Afghanistan laporkan kasus pertama virus corona




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×