kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Makin ganas, virus corona sudah menewaskan 12 orang di Iran


Senin, 24 Februari 2020 / 18:38 WIB
Warga mengenakan masker saat pemilu di Tehran, Iran (21/2/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Menurut Menteri Kesehatan, penyebab infeksi virus corona di Iran adalah orang-orang yang memasuki negara kami secara ilegal dari Pakistan, Afghanistan, dan China," ujar Assadollah Abbassi, juru bicara Parlemen Iran, seperti dikutip ISNA.

Menteri Kesehatan Iran Said Namaki pada Minggu (23/2) menyatakan, satu orang yang meninggal karena Covid-19 di Qom adalah seorang pengusaha yang telah melakukan beberapa kali perjalanan ke China.

Dalam pernyataannya yang televisi pemerintah siarkan langsung, Namaki bilang, penerbangan langsung dari Iran ke Cina sebetulnya sudah ditutup. Tapi, pengusaha Qom itu terbang ke China "dengan penerbangan lanjutan".

Baca Juga: Iran terjangkit virus corona, harga minyak dunia merosot 3,54%

Iran telah berusaha menahan wabah Covid-19 sejak mengumumkan dua kematian pertama di Qom, Rabu (19/2) lalu. Pihak berwenang sejak itu memerintahkan penutupan sekolah, universitas, dan pusat pendidikan lainnya di seluruh negeri sebagai langkah pencegahan.

Sejak muncul pada Desember tahun lalu, virus corona baru sudah menewaskan lebih dari 2.500 orang di China. Iran sekarang menyumbang hampir setengah dari kematian di luar negeri tembok raksasa.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×