kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Menteri Pertahanan Italia Tawarkan Eks Menhan Ukraina Fedorov Sebagai Penasihat


Sabtu, 25 Juli 2026 / 16:08 WIB
Diperbarui Sabtu, 25 Juli 2026 / 16:10 WIB
Menteri Pertahanan Italia Tawarkan Eks Menhan Ukraina Fedorov Sebagai Penasihat
ILUSTRASI. Bendera Italia (KONTAN/Fenie Chintya)


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - ROMA. Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto mengatakan bahwa ia telah menawarkan Mykhailo Fedorov, yang baru-baru ini dipecat sebagai menteri pertahanan Ukraina, sebagai penasihat di Italia.

"Saya meneleponnya sehari setelah pemecatannya dan berkata: Kapan Anda ingin datang ke Roma dan bekerja dengan saya sebagai penasihat?" kata Crosetto kepada harian Italia la Repubblica dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Sabtu (25/7).

Baca Juga: Dua Rudal Balistik dari Yaman Dicegat Sistem Pertahanan Yunani di Saudi

Ditanya bagaimana tanggapan Fedorov, Crosetto mengatakan mantan menteri itu terharu dan melihat tawaran itu sebagai demonstrasi penghargaan dan persahabatan.

Crosetto memuji Fedorov sebagai penggerak inovasi militer, dengan mengatakan bahwa ia adalah salah satu orang yang sepenuhnya menulis ulang aturan main di medan perang. 

"Fedorov telah membantu Ukraina pertama-tama melawan invasi Rusia dan kemudian 'merebut kembali inisiatif dengan membentuk kembali praktik medan perang melalui teknologi baru'," kata Crossetto.

Fedorov, seorang reformis berusia 35 tahun yang melek teknologi dan dipuji oleh para pendukungnya karena meningkatkan kemampuan drone Ukraina dan mendorong reformasi sektor pertahanan. 

Ia dicopot dari jabatannya sebagai menteri pertahanan pada bulan Juli 2026. Ini merupakan sebuah langkah yang memicu protes langka di masa perang di Ukraina.

Ia ditawari peran alternatif oleh Presiden Volodymyr Zelenskiy. Namun, ia mengatakan bahwa ia tidak akan menerima peran pemerintahan lain selain pekerjaannya sebelumnya.

Baca Juga: Flu Burung H5N1 Meluas di Australia, Queensland Konfirmasi Kasus Pertama




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×