kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   -77.000   -2,47%
  • USD/IDR 16.919   17,00   0,10%
  • IDX 7.577   -362,70   -4,57%
  • KOMPAS100 1.058   -52,77   -4,75%
  • LQ45 772   -33,15   -4,11%
  • ISSI 268   -15,46   -5,46%
  • IDX30 410   -16,83   -3,94%
  • IDXHIDIV20 502   -16,39   -3,16%
  • IDX80 119   -5,62   -4,51%
  • IDXV30 136   -4,86   -3,45%
  • IDXQ30 132   -4,99   -3,63%

Italia Siap Kirim Sistem Pertahanan Udara ke Negara Teluk Hadapi Serangan Iran


Rabu, 04 Maret 2026 / 19:24 WIB
Italia Siap Kirim Sistem Pertahanan Udara ke Negara Teluk Hadapi Serangan Iran


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - ROMA. Pemerintah Italia kemungkinan akan memberikan bantuan militer, termasuk sistem pertahanan udara, kepada negara-negara Teluk yang telah meminta dukungan peralatan menghadapi serangan udara Iran, menurut dua sumber yang dikutip pada Rabu.

Sumber-sumber yang tidak ingin disebut namanya tersebut menyatakan bahwa meskipun keputusan akhir belum diambil, Italia kemungkinan akan mengirim salah satu baterai SAMP/T, sistem pertahanan udara Franco-Italia yang mampu mencegat rudal balistik.

Namun, mereka tidak menyebutkan negara mana yang akan menerima sistem tersebut, maupun baterai mana yang sedang dipertimbangkan untuk dipindahkan dari lokasi asalnya di Roma.

Baca Juga: Apakah Serangan Militer AS terhadap Iran Sah Secara Hukum?

Serangan yang dilakukan oleh pasukan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran telah memicu serangan balasan dari Teheran ke pelabuhan, kota, dan fasilitas minyak di seluruh Teluk, wilayah yang merupakan salah satu penghasil energi penting.

Meskipun Italia tidak terlalu bergantung pada pasokan energi dari Teluk, Menteri Energi Italia menyatakan pada Rabu bahwa negara tersebut bisa mengaktifkan kembali beberapa pembangkit listrik tenaga batu bara jika konflik ini memicu krisis energi.

Roma Mengevaluasi Permintaan Bantuan

Pada hari Senin, Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, mengatakan bahwa Roma telah menerima permintaan sistem pertahanan udara dan anti-drone dari negara-negara Teluk, termasuk SAMP/T.

Sumber ketiga menambahkan bahwa Italia juga berpotensi menyediakan sistem anti-drone yang dapat dikirim dengan cepat, meskipun saat ini masih dilakukan penilaian teknis.

Italia saat ini sudah memasok sistem SAMP/T ke Ukraina untuk mendukung upaya negara itu menghadapi invasi Rusia, dan sumber ketiga menegaskan bahwa pasokan untuk Ukraina tidak akan dikurangi demi mendukung negara-negara Teluk.

Baca Juga: Kapal Perang Iran Tenggelam di Sri Lanka, 32 Awak Berhasil Diselamatkan

Ketika ditanya mengenai kemungkinan pengiriman alat pertahanan terkait konflik terbaru di Timur Tengah, Wakil Sekretaris Kabinet, Alfredo Mantovano, menyatakan dalam sebuah acara di Roma bahwa pemerintah “sedang mengevaluasi permintaan.”

Respons Internasional Terhadap Konflik

Seiring meluasnya konflik ke wilayah Mediterania, Inggris, Prancis, dan Yunani menyatakan pada Selasa bahwa mereka akan mengirim pasukan pertahanan udara ke Siprus setelah serangan drone mengenai pangkalan Royal Air Force Akrotiri di pulau tersebut.

Italia juga menjadi tuan rumah bagi beberapa pangkalan militer Amerika Serikat di wilayahnya. Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, menegaskan pada Selasa malam bahwa Roma belum menerima permintaan resmi untuk menggunakan pangkalan tersebut dalam operasi melawan Iran, dan akan mengevaluasi setiap permintaan jika dikirim di masa depan.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×